PP AMPG Konsolidasikan Strategi Politik Elektoral Menuju Pemilu 2029

Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG).

Jakarta, SatuUntukSemua.id – Dalam konteks dinamika demokrasi elektoral nasional, Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), menyelenggarakan rapat kerja strategis sebagai instrumen konsolidasi untuk merumuskan arsitektur program kerja pemenangan Pemilu 2029.

Forum ini ditempatkan sebagai upaya penguatan kelembagaan, ideologisasi kader, dan reposisi narasi kebijakan partai yang responsif terhadap kepentingan publik.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan pusat dan daerah. Turut hadir Ketua Umum (Ketum) PP AMPG, Datuk Said Aldi Al Idrus, begitu juga para waketum salah satunya Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang pemenangan Pemilu PP AMPG, Zigo Rolanda, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Pemenangan Pemilu PP AMPG, Sulhan Manggabarani.

Membuka forum, Ketua Umum PP AMPG menekankan peran strategis organisasi kepemudaan dalam siklus politik nasional.

“Pemuda harus menjadi lokomotif perubahan. Menjelang Pemilu 2029, AMPG dituntut hadir sebagai garda terdepan dalam memenangkan partai dan memastikan kebijakan yang lahir benar-benar berpihak kepada generasi muda. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton, tapi harus menjadi pelaku utama dalam politik kebangsaan,” kata Ketum PP AMPG dalam sambutannya.

Dalam diskursus yang dibangun, forum menegaskan bahwa Pemilu 2029 tidak dapat dimaknai semata sebagai kompetisi elektoral. Pemilu harus dipahami sebagai ruang untuk mengkonsolidasikan ideologi partai, memperluas basis legitimasi sosial, dan memperkuat institusionalisasi politik melalui kerja-kerja yang sistematis, terukur, dan berbasis data.

“Pemenangan Pemilu 2029 harus dimulai dari hari ini. Kita perlu membangun mesin politik yang solid sampai ke tingkat akar rumput. Sebagai anggota Komisi V DPR RI, saya melihat langsung kebutuhan masyarakat akan infrastruktur, konektivitas, dan pelayanan publik. Program kerja kita harus menjawab itu secara konkret agar rakyat merasakan kehadiran partai,” kata Waketum PP AMPG, Zigo Rolanda, yang juga Anggota DPR RI Komisi V.

Sementara itu, Sulhan Manggabarani, Wasekjen PP AMPG mengatakan, bahwa kekuatan partai ada di daerah.

“Di Bolmong dan wilayah lain, kita akan memperkuat struktur AMPG sampai ke kecamatan. Kader harus turun, menyerap aspirasi, dan menjadi solusi. Politik tidak boleh berhenti di gedung dewan, tetapi harus hadir di tengah masyarakat. Ini adalah tugas konstitusional kita sebagai wakil rakyat,” tegas Sulhan yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow.

Sebagai tindak lanjut, forum merumuskan empat pilar utama program kerja pemenangan Pemilu 2029:

1. Penguatan Kaderisasi dan Pendidikan Politik sebagai upaya reproduksi kepemimpinan yang berintegritas, berkapasitas, dan berwawasan kebangsaan.

2. Konsolidasi Organisasi hingga tingkat desa/kelurahan dengan penguatan basis data pemilih dan pemetaan kekuatan politik lokal.

3. Formulasi Narasi Kebijakan Publik yang relevan dengan agenda nasional, meliputi ketahanan pangan, ketenagakerjaan, kesehatan, dan infrastruktur.

4. Optimalisasi Fungsi Sayap Partai dan Relawan sebagai agen sosialisasi dan mobilisasi politik di masyarakat.

Rapat kerja ini menandai dimulainya proses pelembagaan strategi politik jangka panjang. Melalui sinergi antara struktur pusat dan daerah, serta integrasi antara aspek kebijakan dan kelembagaan, PP AMPG menargetkan peningkatan signifikan dalam kontribusi elektoral dan substansi kebijakan partai pada Pemilu 2029. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *