Lebih dari 20 Jam Listrik Padam di Sulut, CEP: Kami Telah Berkoordinasi Dengan PLN

Christiany Eugenia Paruntu (CEP), Anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI)

Manado, SatuUntukSemua.ID – Ratusan ribu rumah tangga atau jutaan jiwa warga Sulut terdampak aliran listrik padam selama hampir 20 jam. Padamnya aliran listrik sejak pukul 14.01 Wita, Rabu (11/12/2024), juga menyebabkan jaringan internet ngadat.

“Saya datang dari Kota Kotamobagu, sepanjang perjalanan ke Kota Manado lebih kurang 4 jam, suasana gelap gulita,” ujar Yanto, salah satu warga Kota Kotamobagu yang bekerja sebagai sopir angkutan umum pada, Kamis, (12/12/24).

Padamnya listrik ini, membuat Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Partai Golkar Dapil Sulut, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), angkat bicara. Kata CEP, dirinya sudah menghubungi pihak PLN Suluttenggo terkait hal ini.

“Tadi saat dapat info, saya langsung menghubungi pihak PLN. Kendala apa yang terjadi sehingga listrik padam berjam-jam. Menurut pihak PLN, dugaan sementara karena cuaca ektrim sehingga menyebabkan kegagalan peralatan di sistem transmisi. Dan mereka saat ini sudah kerja ektra dan berusaha melakukan percepatan normalisasi listrik di Sulut,” kata CEP.

Padamnya listrik ini, akibat adanya gangguan transmisi di wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo (Suluttenggo).

“Di satu sisi kita paham dengan apa yang dirasakan masyarakat, pasti ada banyak sektor yang berdampak. Namun disatu sisi, kita juga harus paham dengan kinerja PLN Suluttenggo yang saat ini tengah berusaha lebih gesit lagi melakukan percepatan normalisasi listrik agar aktivitas masyarakat tidak terganggu dan kembali stabil,” tambah CEP.

Politisi sekaligus Ketua DPD I Partai Golkar Sulut ini, juga meminta pihak PLN bisa memberikan informasi yang update dan kepastian kepada masyarakat terkait kondisi perkembangan kelistrikan di wilayah Suluttenggo, khususnya Sulut.

“Mereka (PLN_red) akan menyampaikan informasi secara update terkait perkembangan pemadaman listrik. Hal ini tujuannya agar masyarakat, pedagang dan pelaku usaha lain bisa melakukan antisipasi,” jelasnya.

Sampai berita ini diturunkan, di wilayah Kota Manado, sudah sekitar lebih dari 50 persen wilayah yang listriknya sudah normal. (“)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *