MANADO, SatuUntukSemua.id — Kebakaran terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado, pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah laporan diterima dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.50 WITA.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sulawesi Utara, Haposan Silalahi, memastikan seluruh warga binaan dalam keadaan aman dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WITA, beberapa mobil unit pemadam dibantu petugas Lapas, berhasil memadamkan api,” ujar Haposan saat memberikan keterangan pers di kantor Kanwil Ditjenpas Sulut, didampingi jajaran.
Mengenai penyebab kebakaran, Haposan menyebut pihaknya belum dapat memastikan. Namun berdasarkan tinjauan awal di lapangan, tidak ditemukan indikasi adanya unsur kesengajaan.
“Kita belum tahu apa penyebabnya. Kita sedang melakukan pelaporan kepada polisi untuk melakukan penyelidikan terjadinya kebakaran. Tetapi yang jelas, untuk asumsi sementara ini adalah korsleting listrik,” jelasnya.
Haposan juga membenarkan bahwa ini merupakan kejadian kebakaran kedua di lapas tersebut. Pada kejadian pertama sebelumnya ada indikasi dibakar, sementara untuk kejadian kali ini pihaknya menegaskan tidak ada tanda-tanda pembakaran.
“Kronologisnya, memang ada narapidana dari gereja itu langsung lapor ke regu pengamanan. Pengamanan langsung melihat di sana, ambil tindakan langsung menghubungi pemadam kebakaran,” tambahnya.
Saat ini pihak kepolisian telah turun ke lokasi dan memasang garis polisi. Proses penyelidikan lebih lanjut dijadwalkan akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
“Kepolisian juga ada. Sekarang lagi pasang police line. Mungkin besok dilanjutkan dengan penyidikan dari kepolisian,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di dalam lapas dilaporkan sudah kembali kondusif dan seluruh aktivitas berjalan normal. (***)






