MINAHASA, SatuUntukSemua.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano, Yulius Jum Hertantono, mengumpulkan seluruh jajarannya untuk memberikan arahan dan penguatan terkait kinerja.
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk terus menjaga marwah organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan yang prima.
Dalam arahannya, Yulius menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk bekerja setengah-setengah. Setiap petugas wajib memahami secara detail tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
Menurutnya, kunci utama keberhasilan sebuah lembaga adalah kekompakan tim dan komunikasi yang baik antar petugas. Tanpa itu, mustahil tercipta lingkungan kerja yang aman dan kondusif.
“Saya minta semua jajaran satu suara, satu langkah. Jaga kekompakan, tingkatkan komunikasi, dan jangan jalan sendiri-sendiri. Lapas ini akan kuat kalau kita semua solid,” ujar Yulius di hadapan jajarannya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar seluruh petugas menjadikan disiplin dan integritas sebagai harga mati. Kepatuhan terhadap aturan dan sikap profesional harus menjadi identitas setiap pegawai Lapas Tondano.
Ia juga menekankan bahwa setiap tindakan yang dilakukan oleh petugas harus berdampak positif dan menjaga nama baik institusi pemasyarakatan.
“Kita adalah petugas pemasyarakatan. Tunjukkan bahwa kita disiplin, profesional dan berintegritas. Jangan nodai seragam ini dengan pelanggaran sekecil apapun,” pungkasnya.
Arahan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi baru bagi seluruh jajaran Lapas Tondano untuk terus memberikan pengabdian terbaik dan mewujudkan Lapas yang aman, tertib, dan berkinerja tinggi. (***)






