AMURANG, SatuUntukSemua.id — Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Amurang menggelar panen terong di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Ketahanan Pangan, Selasa (14/7). Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Lapas Amurang, Eduard Kaligis, dan diikuti pejabat struktural serta seluruh jajaran pegawai.
Panen ini merupakan hasil dari pengelolaan lahan pertanian berkelanjutan melalui program SAE Ketahanan Pangan. Program tersebut dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian. Keterampilan itu diharapkan menjadi bekal kemandirian saat mereka kembali ke masyarakat.
Eduard mengapresiasi kolaborasi seluruh jajaran yang membuat program ketahanan pangan berjalan. Ia menyebut, hasil panen selain untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam lapas, juga menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan.
“Panen ini bukti bahwa pembinaan di lapas tidak berhenti di dalam tembok. Kami ingin warga binaan punya bekal keterampilan yang produktif dan bermanfaat ketika bebas nanti,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Amurang menegaskan komitmen mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan. Panen bersama tersebut juga menjadi wujud sinergi, semangat gotong royong, dan budaya kerja produktif untuk mewujudkan pemasyarakatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. (***)






