Usai Menang Pilhut PAW, Sudir Ziarah ke Makam Mantan Hukum Tua Nasrun Mokodongan, Janji Lanjutkan Perjuangan

Hukum Tua Desa Sapa Timur Terpilih, Sudirman Damopolii, Ziarah ke Makam Almarhum Nasrun Mokodongan.

Minsel, SatuUntukSemua.id — Kemenangan di Pemilihan Hukum Tua Pengganti Antar Waktu (Pilhut PAW) tidak membuat Sudirman Damopolii alias Sudir langsung berpesta pora. Tepat sehari setelah ditetapkan sebagai Hukum Tua Desa Sapa Timur terpilih, ia justru memilih mengawali tugasnya dengan ziarah ke makam mantan Hukum Tua, Almarhum Nasrun Mokodongan, Sabtu (04/07/2026).

Didampingi keluarga, tim sukses, dan puluhan pendukung, Sudir mendatangi pemakaman yang terletak di Desa Sapa Timur, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Ia berdoa di pusara almarhum yang sebelumnya memimpin Desa Sapa Timur.

“Ini bukan hanya tradisi, tapi bentuk penghormatan kami. Almarhum Bapak Nasrun adalah guru, senior, sekaligus panutan dalam membangun desa. Banyak nilai dan jejak perjuangan beliau yang harus kami teruskan,” kata Sudir usai berdoa di makam.

Suasana haru terlihat saat Sudir menabur bunga. Beberapa pendukung ikut juga terlihat menunduk, mengenang kepemimpinan Nasrun Mokodongan yang dikenal tegas namun merakyat.

Menang di Pilhut PAW
Dalam Pilhut PAW yang digelar kemarin, Sabtu Juli 2027 di Balai Desa Sapa Timur, Sudir berhasil unggul dengan perolehan suara terbanyak. Ia mengalahkan dua calon lainnya dan resmi menggantikan posisi almarhum Nasrun Mokodongan yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Proses pemilihan berlangsung aman dan lancar di bawah pengawasan Panitia Pilhut, Camat Tenga, serta unsur Forkopimcam. Warga terlihat antusias menggunakan hak pilihnya sejak pagi.

“Alhamdulillah, masyarakat sudah memberikan kepercayaan. Ini amanah besar. Saya tidak akan menyia-nyiakannya,” ucap Sudir.

Komitmen Lanjutkan Program

Dalam sambutannya di hadapan pendukung, Sudir menegaskan tidak akan menghapus program-program baik yang sudah dirintis almarhum. Justru ia ingin melanjutkan dan menyempurnakannya.

“Fokus kami ke depan adalah infrastruktur desa, pemberdayaan UMKM, dan penguatan kerukunan antar warga. Yang sudah baik kita pertahankan, yang kurang kita benahi bersama,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para calon lain, untuk bersatu. Menurutnya, kompetisi sudah selesai dan kini saatnya bekerja untuk Sapa Timur.

“Saya mohon doa restu dan dukungan dari seluruh warga. Tanpa kebersamaan kita tidak bisa apa-apa. Mari kita lanjutkan perjuangan untuk desa yang lebih maju, lebih sejahtera, dan lebih bermartabat,” ujarnya.

Ziarah ini pun menjadi simbol politik santun dan penghormatan terhadap sejarah. Di tengah euforia kemenangan, Sudir memilih menunduk dan mengingat jasa pendahulunya.

Dengan terpilihnya Sudirman Damopolii, Pemerintah Desa Sapa Timur diharapkan segera kembali berjalan penuh untuk melayani masyarakat hingga periode berikutnya. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *