Manado, SatuUntukSemua.id – Sebagai bagian dari upaya preventif dan promotif kesehatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Manado kembali melaksanakan kegiatan senam pagi bersama seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (01/07/2026).
Kegiatan ini menempatkan kesehatan fisik sebagai prasyarat dasar dalam keberhasilan proses pembinaan. Secara ilmiah, aktivitas fisik teratur terbukti meningkatkan imunitas, melancarkan sirkulasi darah, menurunkan stres, dan menjaga kebugaran. Dengan kondisi tubuh yang prima, WBP diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian program pembinaan secara optimal.
Berlangsung di halaman Rutan Kelas IIA Manado, senam pagi diikuti dengan antusias oleh seluruh WBP. Gerakan senam dipandu langsung oleh Staf Pengamanan Rutan bersama Taruna Poltekimipas. Atmosfer energik dan kolaboratif yang terbangun turut memperkuat rasa kebersamaan serta menumbuhkan semangat positif di lingkungan pemasyarakatan.
Selain dimensi kesehatan, senam pagi juga berfungsi sebagai instrumen pembinaan non-kognitif. Melalui keteraturan jadwal, kepatuhan instruksi, dan kerja sama dalam kelompok, WBP dilatih disiplin, tanggung jawab, dan gaya hidup sehat.
Kepala Rutan Kelas IIA Manado, Ady Kusuma W, menegaskan bahwa senam pagi merupakan bentuk pembinaan holistik yang menyasar aspek fisik dan mental WBP.
“Kesehatan merupakan modal utama dalam menjalani proses pembinaan. Melalui kegiatan senam pagi yang rutin, kami berharap warga binaan memiliki kondisi fisik yang sehat, imun tubuh yang terjaga, serta semangat yang lebih baik dalam mengikuti seluruh program pembinaan,” ujarnya.
Ke depan, Rutan Kelas IIA Manado berkomitmen untuk terus menguatkan kegiatan positif seperti senam pagi sebagai bagian integral dari sistem pembinaan.
Dengan memadukan kesehatan fisik, kebersamaan, disiplin, dan semangat hidup sehat, diharapkan WBP tidak hanya keluar sebagai individu yang bugar, tetapi juga lebih siap secara fisik dan mental untuk reintegrasi sosial di masyarakat. (***)






