Ukhuwah di Atas Kompetisi: Sulhan & Donal Sepakat Hormati Keputusan DPP BKPRMI

Nampak kedua Calon Ketua BKPRMI Sulut 2026-2031, terlihat akrab dalam Muswil BKPRMI XI Sulut.

Manado, SatuUntukSemua.id –Musyawarah Wilayah (Muswil) XI BKPRMI Sulawesi Utara (Sulut) 2026-2031, meninggalkan catatan penting. Bahwa kompetisi boleh terjadi, namun persaudaraan tidak boleh luntur.

Dua kandidat kuat, Sulhan Manggabarani dan Donal Pakuku, sama-sama mengantongi dukungan hampir berimbang dari 15 DPD yang dinyatakan sah. Karena perbedaan interpretasi terhadap mekanisme penetapan pemenang, forum menyerahkan mandat penyelesaian kepada Dewan Pengurus Pusat BKPRMI.

Di tengah suasana menunggu keputusan DPP, kedua calon justru menampilkan kedewasaan berorganisasi. Mereka menegaskan bahwa status sebagai kompetitor dalam Muswil tidak mengubah posisi mereka sebagai saudara seperjuangan dalam dakwah.

“Muswil XI ini adalah ikhtiar konstitusional untuk kebaikan organisasi. Perbedaan pandangan tentang mekanisme penetapan pemenang adalah hal yang wajar dalam demokrasi organisasi. Tapi secara personal, saya dan Sulhan tidak pernah berbeda hati. Siapa pun yang kemudian ditetapkan DPP sebagai ketua terpilih, amanah itu harus kita emban bersama untuk menguatkan BKPRMI Sulut dan memperluas manfaatnya bagi umat,” tegas Donal.

Senada disampaikan Sulhan Manggabarani, menurutnya, dirinya dan Donal berasal dari rahim dakwah yang sama di BKPRMI.

“Kompetisi hari ini hanya soal kepemimpinan, bukan soal hati dan ukhuwah. Kami berdua sepakat: keputusan DPP adalah keputusan organisasi yang wajib kita hormati. Karena tujuannya satu, bagaimana BKPRMI Sulut periode 2026-2031 bisa lebih solid, lebih berdampak, dan lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Sulhan.

Keduanya juga menyerukan agar seluruh kader dan simpatisan tidak terjebak polarisasi. Muswil, menurut mereka, harus menjadi ruang konsolidasi gagasan, bukan arena perpecahan.

Muswil XI BKPRMI Sulut menjadi cermin: bahwa perbedaan pendapat bisa dikelola melalui mekanisme, sementara nilai persaudaraan dijaga sebagai fondasi. Dengan bola kini di tangan DPP, harapan besar disematkan agar keputusan yang lahir bukan hanya menyelesaikan persoalan prosedural, tetapi juga meneguhkan kembali semangat kebersamaan kader di Bumi Nyiur Melambai.

Karena pada akhirnya, BKPRMI tidak hanya butuh pemimpin, tetapi juga teladan. Dan teladan itu sudah ditunjukkan Sulhan dan Donal sejak digelarnya Muswil. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *