Manado, SatuUntukSemua.id – Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ilham Akbar Mustafa, menilai Partai Golkar Sulawesi Utara berada dalam konsolidasi yang kuat di bawah kepemimpinan Ketua DPD Partai Golkar Sulut, Michaela Elsiana Paruntu (MEP).
Menurut Ilham, rekam jejak kepemimpinan Mika nama sapaan MEP, menjadi modal utama dalam memperkuat struktur partai. Ia memulai karir politik dari organisasi sayap AMPI, pernah menjabat Ketua DPD II Partai Golkar, terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi dengan perolehan suara signifikan, serta aktif sebagai Ketua Remaja GMIM.
“Mika punya pengalaman merintis karir dari bawah. Dari AMPI, Ketua DPD II, Anggota DPRD Provinsi dengan suara signifikan, sampai Ketua Remaja GMIM. Beliau juga rutin melakukan mobilisasi dan menyapa konstituen. Masih muda, tapi jejak karirnya jelas. Ini menjadi energi baru bagi konsolidasi Golkar Sulut,” ujar Ilham, Selasa (14/7/2026).
Ilham menegaskan, penguatan Golkar saat ini sejalan dengan instruksi Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Seluruh jenjang kepengurusan dari pusat hingga desa diminta untuk mengoptimalkan fungsi sekretariat.
“Sudah ada instruksi Ketum. Fungsikan sekretariat partai dari pusat sampai ke desa. Kantor sekretariat tidak hanya menjadi tempat konsolidasi politik, tetapi harus menjadi rumah rakyat. Jadikan pusat aspirasi, pusat kegiatan masyarakat,” tegasnya.
Dalam konteks kelembagaan, Ilham menyebut Golkar Sulut memiliki dua instrumen utama: ressources internal dan eksternal. Secara internal terdapat organisasi sayap dan organisasi masyarakat yang menjadi bagian integral partai.
“Dengan instrumen ini, jika dioptimalkan oleh Ketua, maka akan menjadi perpanjangan tangan untuk konsolidasi. Gunakan mereka. Inilah kekuatan mesin partai yang harus digerakkan,” lanjutnya.
Ilham juga menyampaikan pesan strategis Ketum Bahlil agar seluruh kekuatan dan struktur politik Golkar dirapikan, mulai dari tingkat Provinsi hingga Desa. Kader yang duduk di lembaga legislatif diminta untuk aktif turun ke Daerah Pemilihan.
“Pesan Ketum jelas: Konsolidasi dan kaderisasi harus dijalankan. Kekuatan Golkar ada pada mesin partai. Metafora politik Golkar sudah jelas dan paten. Golkar ini partai besar. Jangan ada yang merasa lebih besar dari partai. Karena di mana-mana, partai lebih besar dari kadernya,” pungkasnya.
Penguatan struktur hingga ke tingkat desa menjadi prioritas utama Partai Golkar Sulawesi Utara saat ini. Di bawah kepemimpinan Ketua DPD Michaela Elsiana Paruntu dan sejalan dengan instruksi Ketua Umum Bahlil Lahadalia, Golkar Sulut diarahkan untuk menjadikan sekretariat partai sebagai rumah rakyat dan pusat kegiatan masyarakat.
Dengan mengoptimalkan seluruh organisasi sayap dan ormas, mesin partai diharapkan dapat bekerja efektif sebagai instrumen konsolidasi dan kaderisasi demi menjaga kepercayaan publik serta memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. (***)






