Perkuat Sinergitas Antar Instansi, Rutan Kotamobagu Ikuti Rapat Koordinasi Bersama KPU

Sumber Foto: Humas Rutan Kotamobagu

KOTAMOBAGU, SatuUntukSemua.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotamobagu terus memperkuat sinergitas dan koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Terbaru, Rutan Kotamobagu mengikuti rapat koordinasi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (30/9/2026).

Rapat yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kotamobagu, Busen, bersama jajaran pejabat KPU dan instansi terkait lainnya.

Agenda utama dalam pertemuan tersebut membahas koordinasi lintas sektor, khususnya terkait sinkronisasi dan pemutakhiran data. Hal ini menjadi penting untuk memastikan setiap data yang dimiliki masing-masing instansi selalu ter-update dan sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.

Keikutsertaan Rutan Kotamobagu dalam rapat ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung tertib administrasi pemerintahan serta kelancaran pelayanan, terutama yang berkaitan dengan data Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kotamobagu, Busen, mengatakan bahwa koordinasi dengan KPU merupakan langkah strategis untuk menjaga akurasi data.

“Sinergitas antar lembaga ini sangat penting. Melalui rapat bersama KPU hari ini, kami melakukan sinkronisasi data agar informasi yang ada bisa diperbarui secara akurat dan berkelanjutan. Ini juga bagian dari komitmen kami untuk mendukung tugas pemerintahan yang tertib sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Busen.

Menurutnya, komunikasi yang baik antar instansi akan mempermudah pelaksanaan tugas di lapangan.

“Kami berharap koordinasi seperti ini terus terjalin dengan baik. Dengan data yang sinkron, pelayanan kepada masyarakat dan juga Warga Binaan bisa berjalan lebih optimal,” tambahnya.

Rapat koordinasi bersama KPU tersebut berlangsung dalam suasana aman, lancar dan penuh keakraban.

Rutan Kelas IIB Kotamobagu berharap melalui kegiatan ini, kerja sama yang telah terjalin baik selama ini dengan KPU dapat semakin diperkuat, khususnya dalam mendukung pemutakhiran data yang valid dan akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan ke depan. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *