MINSEL, SatuUntukSemua.id – Keluarga korban kebakaran lahan perkebunan di Desa Tawaang Timur, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Mereka menegaskan pemilik lahan, anggota DPRD Minsel Yulian Nixen Mandey, S.Th, justru menjadi pihak yang paling bertanggung jawab sejak kejadian hingga proses pemakaman.
Seperti diketahui, kasus dugaan pembakaran lahan perkebunan milik Yulian Mandey tersebut berujung jatuhnya korban jiwa. Empat orang dilaporkan terbakar, satu diantaranya meninggal dunia. Kasus ini sendiri telah dilaporkan Yulian Mandey ke Polres Minahasa Selatan.
Daud Tampanguma, anak almarhum korban meninggal dunia, meminta media dan masyarakat untuk tidak menyebarkan berita yang tidak benar dan terkesan menyudutkan.
“Saya selaku anak almarhum meminta kepada media untuk tidak menyebarkan berita yang tidak benar. Karena berita yang beredar itu tidak sesuai fakta di lapangan,” tegas Duad, Minggu (20/9).
Daud menceritakan, saat kejadian kebakaran terjadi, Yulian Mandey bersama keluarga langsung sigap memberikan pertolongan pertama.
“Pas waktu kejadian, Pak Yulian Mandey bersama keluarga langsung membawa ayah saya ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. Beliau tidak lepas tangan,” ungkapnya.
Bahkan, lanjut Daud, bentuk tanggung jawab moril terus ditunjukkan oleh Yulian Mandey hingga almarhum dimakamkan.
“Bahkan Pak Lian juga telah memberikan santunan kepada keluarga kami, sampai proses pemakaman selesai beliau bantu semua. Kami keluarga sangat berterima kasih,” tambahnya.
Pihak keluarga berharap, Polres Minsel dapat segera mengungkap oknum pelaku dugaan pembakaran lahan yang telah merugikan banyak pihak dan menghilangkan nyawa ayah mereka. (***)






