SatuUntukSemua.id, Talaud (6/8/2026) – Di tengah semangat sepak bola terus tumbuh di ujung utara Indonesia, muncul sosok yang membuktikan bahwa kemenangan lahir dari fondasi kokoh, disiplin teguh, sekaligus kebebasan untuk berkarya.
Ia adalah Ahmad Zubair Hengkebohang, lahir di Beo, Kabupaten Talaud, pada 16 September 1974.
Beliau merupakan sosok yang namanya kini melekat dengan deretan prestasi membanggakan dunia sepak bola Sulawesi Utara, khususnya Bumi Porodisa.
Dia tidak datang dengan gembar-gembor melainkan hadir dengan kerja nyata.
Sampai sekarang menjadi bagian penting Askab PSSI Talaud periode 2022 hingga 2026.
Dirinya bisa membuktikan kemampuan di garis depan sebagai manajer tim dengan membawa tim asuhan nya meraih gelar juara.
Puncak prestasinya terukir bersama Persital Talaud. Di bawah manajemennya, Persital menaklukkan pesaing seantero Sulut dan mengangkat piala Juara 1 Soeratin Cup Sulut Tahun 2022.
Dua tahun kemudian, beliau kembali membuktikan kemenangan bukan kebetulan, Persital kembali meraih Juara 1 Soeratin Cup Sulut Tahun 2024.
Dua kali berturut-turut, dua kali menjadi yang terbaik dan menempatkan Persital Talaud sebagai kekuatan sepak bola nyata.
Kehebatan manajemennya tak berhenti di situ, bersama Barracuda Perangen, beliau membawa tim meraih Juara Open Turnamen AMPI Cup 2022.
Bersama Penida Lobbo, dirinya mengantar tim meraih Juara I Open Turnamen Rae Cup 2022 dan Juara II Open Turnamen Eben Haezar Cup 2023.
Dari berbagai tim, berbagai ajang, nama Ahmad Zubair Hengkebohang selalu tercatat membawa timnya melangkah jauh dan meraih hasil terbaik.
PRINSIP HIDUP: MANUSIA DIUTAMAKAN, ATURAN DISESUAIKAN
Di balik setiap kemenangannya, terdapat prinsip hidup Ahmad Zubair Hengkebohang pegang teguh, yakni Manusia diutamakan, aturan disesuaikan, bukan sebaliknya.
Bagi dirinya, aturan dibuat untuk melindungi dan mengembangkan manusia bukan sebaliknya, manusia diperas untuk menyesuaikan diri dengan aturan kaku.
Inilah yang membuatnya berbeda, dia teguh pada prinsip namun lembut pada manusia.
Tegas pada jalur, tapi memberi ruang bagi setiap orang untuk tumbuh.
Pemimpin yang memahami, di balik setiap nama di daftar pemain, ada manusia yang memiliki harapan, perasaan, dan potensi yang patut dihargai.
PRINSIP ORGANISASI: FONDASI KOKOH, KEBEBASAN BERKARYA
Sejalan dengan filosofi kepelatihan diyakini nya banyak pelatih besar dunia, Ahmad Zubair menerapkan prinsip menjadi kunci keberhasilannya, ialah Menjaga gawang tetap bersih adalah dasar kemenangan.
Di atas itu, berikan kebebasan kepada mereka yang mampu menciptakan keajaiban.
Apa artinya? disiplin, fondasi, dan pertahanan yang kuat adalah syarat mutlak.
Setelah itu terpenuhi, berikanlah kepercayaan dan kebebasan kepada mereka yang berbakat untuk menampilkan hal terbaik.
Jangan kekang kreativitas selama mereka tetap berada di jalur yang benar.
Inilah rahasia mengapa tim-tim asuhnya tampil solid namun tetap lincah, teratur namun tetap mampu menciptakan keajaiban di lapangan.
GAMBARAN SOSOK
Ahmad Zubair Hengkebohang adalah bukti nyata kepemimpinan yang berakar pada kemanusiaan dan disiplin seimbang, maka itu akan melahirkan kemenangan yang berkelanjutan.
Lahir di Talaud, tumbuh dengan prinsip menghargai manusia, dan membuktikan prestasi di seantero Sulut, dirinya adalah sosok yang membawa harapan, Pria akrab disapa Haji Bai.
Meski wilayah terjauh pun, lahir pemimpin yang mampu menjahit disiplin dan kebebasan menjadi satu kemenangan yang membanggakan. (red2)






