Ditjenpas Sulut Apresiasi Program Ketahanan Pangan di Lapas Kelas III Amurang

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Utara memberikan apresiasi terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Amurang

MINSEL, SatuUntukSemua.id – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Utara memberikan apresiasi terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Amurang. Program ini dinilai menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang produktif.

Selain budidaya ayam ternak, Lapas Kelas III Amurang juga mengembangkan berbagai komoditas lain. Saat ini lapas telah memiliki budidaya ikan nila, budidaya cabai, budidaya sayur mayur, hingga pertanian padi, Senin (3/8/2026).

Hasil dari seluruh kegiatan tersebut rencananya akan digunakan untuk pemenuhan gizi WBP dan sebagian dijual untuk mendukung kegiatan pembinaan di dalam lapas.

Menanggapi program tersebut, Kakanwil Ditjenpas Sulut, Haposan Silalahi, memberikan apresiasi dan menegaskan pentingnya kemandirian pangan di lapas.

“Program ketahanan pangan di Lapas Amurang ini sangat baik dan harus kita dukung bersama. Dengan adanya budidaya ayam, ikan, cabai, sayur, dan pertanian padi, WBP tidak hanya dibina secara mental tetapi juga dibekali keterampilan. Ini langkah nyata menuju lapas yang mandiri secara pangan,” ungkap Kakanwil.

Sementara itu, Kalapas Amurang, Eduard Alexander Robertus Kaligis, menyampaikan komitmen lembaganya dalam menjalankan program pembinaan berbasis produktivitas kepada WBP.

“Kami berkomitmen menjadikan Lapas Amurang sebagai contoh pembinaan berbasis produktivitas. WBP dilibatkan langsung mulai dari pembibitan, perawatan, sampai panen. Harapannya setelah bebas mereka punya bekal keterampilan untuk mandiri dan tidak kembali melakukan pelanggaran,” ujar Kaligis.

Kalapas juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan Kanwil Ditjenpas Sulut dan sinergi dengan pihak eksternal, termasuk media.

Dengan adanya program ketahanan pangan yang beragam ini, Lapas Kelas III Amurang diharapkan dapat menjadi percontohan bagi UPT Pemasyarakatan lain di Sulawesi Utara dalam mewujudkan kemandirian dan pembinaan yang berkelanjutan. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *