Peringati World Hepatitis Day 28 Juli, MEP Ingatkan Warga Pentingnya Cegah Hepatitis Sejak Dini

dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS., Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut

MANADO, SatuUntukSemua.id – Dalam rangka memperingati “World Hepatitis Day” yang jatuh setiap tanggal 28 Juli, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS, mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan melakukan pencegahan terhadap penyakit hepatitis.

dr. MEP yang selain sebagai politisi, juga merupakan seorang dokter dengan latar belakang pendidikan kedokteran dan bergelar Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS). Ia menekankan bahwa hepatitis masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu perhatian serius di Sulawesi Utara.

“Momentum Hari Hepatitis Sedunia ini harus kita jadikan pengingat. Hepatitis itu silent killer (pembunuh senyap) karena penyakit ini merusak organ hati secara perlahan tanpa menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Banyak orang tidak sadar sudah terinfeksi sampai kondisinya parah. Padahal pencegahannya bisa dimulai dari hal sederhana,” ujar MEP, Selasa (28/7/2026).

Politisi Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulut ini merinci beberapa langkah penting pencegahan hepatitis, antara lain: melakukan vaksinasi hepatitis B, tidak berbagi alat pribadi seperti sikat gigi dan alat cukur, menjaga kebersihan makanan dan minuman, serta melakukan skrining dan tes kesehatan secara berkala.

Menurutnya, peran tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat harus bersinergi. Ia mendorong agar fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas dan Rumah Sakit di Sulut, semakin gencar melakukan sosialisasi dan skrining dini hepatitis kepada masyarakat.

“Sebagai tenaga kesehatan dan juga sebagai wakil rakyat, saya punya tanggung jawab ganda. Kita harus memastikan akses informasi dan layanan kesehatan terkait hepatitis ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat, sampai ke desa-desa,” tegasnya.

MEP juga mengapresiasi upaya Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut yang terus berupaya menekan angka penderita hepatitis melalui program imunisasi dan edukasi.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh warga Sulut untuk menjadikan peringatan World Hepatitis Day sebagai momen untuk cek kesehatan.

“Temukan dan obati hepatitis sedini mungkin. Karena sehat itu investasi kita untuk masa depan,” pungkas dr. MEP.

Duketahui, setiap 28 Juli diperingati sebagai Hari Hepatitis Sedunia oleh WHO. Tema global tahun ini mengusung semangat “It’s Time for Action” untuk mendorong upaya eliminasi hepatitis pada tahun 2030. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *