PT KJL Perkuat Budaya K3, Karyawan Dibekali Pelatihan Pemadam Kebakaran dan Penanganan Darurat

SatuUntukSemua.id, Minsel – Komitmen terhadap keselamatan kerja terus ditunjukkan PT KJL melalui pelaksanaan pelatihan pemadam kebakaran (Damkar) yang bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa Selatan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam meningkatkan kesiapsiagaan karyawan menghadapi potensi kebakaran dan berbagai kondisi darurat di lingkungan kerja.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh para karyawan PT KJL dengan materi pelatihan Kelas C dan D yang berfokus pada pencegahan serta penanggulangan kebakaran di tempat kerja. Selama kegiatan, peserta tidak hanya menerima pembekalan teori, tetapi juga praktik langsung mengenai teknik penanganan kebakaran yang sesuai prosedur.

Materi yang diberikan mencakup pengenalan jenis-jenis kebakaran, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), langkah-langkah pencegahan kebakaran, hingga teknik pemadaman api yang efektif dan aman. Dengan metode pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik, peserta diharapkan mampu memahami sekaligus menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam situasi nyata.

Humas dan Legal PT KJL, Alvin Tumewu, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk membangun sumber daya manusia yang tanggap dan siap menghadapi kondisi darurat.

“Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memahami langkah-langkah pencegahan kebakaran, tetapi juga memiliki keterampilan untuk bertindak saat terjadi keadaan darurat, sehingga dapat meminimalisir risiko kerugian maupun korban jiwa,” ujarnya.

Menurut manajemen PT KJL, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting yang menjadi perhatian utama perusahaan. Karena itu, pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis karyawan, tetapi juga menanamkan budaya kerja yang aman, disiplin, dan responsif terhadap berbagai potensi risiko di lingkungan kerja.

“Penerapan standar K3 yang baik merupakan investasi jangka panjang bagi perusahaan. Karyawan yang memahami prosedur keselamatan akan mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif,” ungkap pihak manajemen.

Sebagai rangkaian akhir kegiatan, PT KJL bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa Selatan dijadwalkan menggelar simulasi kebakaran pada Kamis mendatang. Simulasi tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh peserta untuk menguji kesiapan sekaligus mempraktikkan secara langsung seluruh materi yang telah dipelajari selama pelatihan.

Melalui kegiatan ini, PT KJL berharap seluruh karyawan semakin siap menghadapi berbagai situasi darurat dan mampu menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran di area kerja.

Dengan peningkatan kompetensi dan kesadaran terhadap keselamatan kerja, PT KJL menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan kerja yang aman, profesional, dan berorientasi pada perlindungan sumber daya manusia sebagai aset utama perusahaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *