Manado, SatuUntukSemua.id – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memberi pernyataan keras saat menghadiri Rakerda Parpol besutan Presiden Prabowo di Sulawesi Utara, hari ini.
Si Kancil (Panggilan Kesayangan Prabowo Subianto) menegaskan, Tidak ada yang boleh melawan, tidak ada yang membuat keributan, tidak ada yang bikin kelompok sendiri-sendiri! Gerindra Sulut itu satu, di bawah komando Pak Yulius Selvanus.
Ia juga melayangkan teguran keras, Jangan ada yang menggangu mesin Partai Gerindra. Saya dengar ada gejala, ada suara-suara, ada yang merasa tidak puas, ada yang merasa paling benar, ada yang bergerak sendiri.
“Siapa saja yang bikin gaduh, yang merusak kerja sama, yang tidak mau patuh pada arahan pimpinan daerah, itu berarti melawan arahan DPP dan Bapak Prabowo. Mesin politik Gerindra Sulut sekarang sedang kuat, sedang di puncak. Tapi ingat, mesin yang kuat pun bisa rusak kalau ada komponen yang tidak berfungsi, yang rusak, atau yang salah pasang,” tegasnya.
Dia mengatakan, Setiap bagian harus bekerja, setiap posisi harus punya fungsi. Kalau ada yang rusak, yang tidak jalan, yang jadi beban, harus segera diperbaiki atau diganti. Tidak ada ampun untuk yang merusak kebersamaan.
“Jangan merasa karena punya jabatan, punya kekuasaan, atau punya pendukung, lalu bisa berbuat sesuka hati. Di Gerindra, aturan partai di atas segalanya, keputusan pimpinan wajib dijalankan. Kita butuh orang yang bekerja, bukan orang yang cuma bicara atau malah jadi penghambat,” tekannya.
SIAP HADAPI PEMILU LOKAL: KONSOLIDASI TOTAL
Wakil Ketua DPR RI inipun menjelaskan, Pasca Putusan MK 135/2025, jadwal pemilu berubah. Pemilu Nasional dan Lokal dipisah. Ini tantangan sekaligus peluang besar buat Gerindra Sulut.
“Karena sekarang fokus kita bisa terbagi jelas: pusat urus negara, daerah urus pembangunan dan calon pemimpin lokal. Saya minta DPD Sulut segera susun peta kekuatan, evaluasi semua pengurus, perbaiki semua struktur sampai ke bawah. Jangan ada jabatan kosong, jangan ada posisi yang mati, jangan ada daerah yang tidak ada kader. Kita harus siap total. Kalau mesinnya sudah prima, kalau semua bagian berfungsi baik, kemenangan besar di 2029 itu pasti milik kita lagi,” ujarnya.
Sosok jembatan dengan semua parpol itu menyebutkan, Gerindra Sulut sekarang jadi rujukan nasional. Kalian menang besar, kalian punya Gubernur, kalian punya banyak kepala daerah dan wakil rakyat.
“Jangan sampai kemenangan ini hilang cuma karena ada masalah internal atau ada orang yang tidak mau bekerja sama,” sambungnya.
PESAN TERAKHIR: SATU KOMANDO, SATU TUJUAN
Dasco menginginkan lagi, Intinya cuma dua, Patuh dan Bekerja. Patuh pada Pak Yulius, bekerja keras untuk rakyat dan partai. DPP percaya penuh pada Pak Yulius memimpin Sulut.
“Saya datang jauh-jauh ke sini cuma mau bilang: Dukung dia, ikuti dia, bantu dia. Siapa yang tidak mau, silakan tinggalkan barisan, jangan menghalangi jalan kita menuju kemenangan beruntun. Gerindra Sulut harus makin solid, makin kuat, makin berdaulat di sini. Jaga kebersamaan ini, karena ini modal terbesar kita. Terima kasih, tetap semangat, Indonesia Raya,” kuncinya.






