Manado, SatuUntukSemua.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Four Point Hotel, hari Sabtu pagi sampai selesai.
Kegiatan konsolidasi Partai Berlambang Garuda tersebut juga dihadiri oleh Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (Si Kancil Panggilan Kesayangan Prabowo Subianto), Anggota DPR RI Komisi 3 Marthin Daniel Tumbelaka (MDT), dan lain sebagainya.
Ketua DPD Gerindra Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menyampaikan, Selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Harian DPP, yang sudah berkenan hadir jauh-jauh ke Manado.
“Kehadiran Abang Dasco ini bukan sekadar kehadiran, tapi suntikan energi dan perintah langsung dari Bapak Prabowo Subianto untuk kita semua,” ucapnya.
Ia mengatakan dengan tulus, Saya ucapkan terima kasih juga kepada seluruh kader, pengurus, organisasi sayap, teman-teman legislatif, dan seluruh elemen Gerindra dari seluruh Sulawesi Utara yang hadir hari ini.
“Kita berkumpul di sini bukan untuk pesta, tapi untuk memanaskan mesin, menyetel ulang arah, dan menyatukan langkah menuju kemenangan-kemenangan berikutnya. Ingat pesan saya sejak awal, Gerindra Sulut adalah satu tubuh, satu komando, satu tujuan. Tidak ada kepentingan pribadi, tidak ada kepentingan kelompok, semuanya demi partai dan demi rakyat Sulawesi Utara,” tegasnya.
TANGGAPI TEGURAN DASCO: SETUJU, PERBAIKI, TANPA AMPUN BAGI PENGHAMBAT
Menanggapi langsung peringatan keras Dasco soal komponen rusak, mesin bermasalah, dan yang bergerak sendiri, Yulius Selvanus bicara tegas dan penuh dukungan.
“Apa yang disampaikan Pak Dasco tadi, itu adalah perintah mutlak. Saya setuju 100 persen, bahkan saya minta lebih keras lagi. Kalau ada yang rusak, kalau ada yang tidak berfungsi, kalau ada yang menghambat, segera copot, segera ganti, segera bereskan. Tidak ada teman, tidak ada saudara, kalau merusak kebersamaan kita,” responnya.
Eks Baret Merah Kopasus tersebut mengingatkan, Saya sudah sampaikan berkali-kali, Posisi di Gerindra itu amanah, bukan hak milik. Kalau duduk diam, kalau cuma minta nama tapi tidak kerja, kalau malah bikin gaduh dan bikin kelompok sendiri, keluar saja! Jangan menumpang di sini. Kita tidak butuh orang yang banyak bicara, kita butuh orang yang punya karya dan punya hasil.
“Soal isu mesin politik, saya sudah perintahkan tim saya. Setiap posisi, setiap jabatan, dari DPD sampai DPC, sampai ke ranting, akan diperiksa ulang. Siapa yang kerjanya nol, siapa yang wilayahnya mati suri, siapa yang tidak patuh, akan kami bereskan sesuai aturan partai. Tidak ada kompromi. Kita sudah menang besar, kita punya Gubernur, kita punya banyak kepala daerah, kita punya wakil rakyat. Tapi jangan sampai kemenangan itu jadi racun. Jangan merasa hebat sendiri, jangan merasa lebih hebat dari partai. Ingat, posisi kita ada karena Gerindra, karena Bapak Prabowo,” ujarnya.
PATUH, SOLID, DAN BERKARYA
Gubernur Sulut itupun menggarisbawahi, Intinya sama seperti pesan Pak Dasco, Patuh dan Kerja. Patuh pada aturan, patuh pada pimpinan, dan bekerja sekuat tenaga.
“Saya pimpin DPD ini, saya tanggung jawabkan ke Bapak Prabowo dan ke DPP. Tapi saya minta satu hal: Dukung saya, bantu saya, jangan tikam saya dari belakang. Kalau ada masalah, bicara, selesaikan dalam forum, jangan di luar. Kalau tidak mau, silakan pergi,” lanjutnya.
Dirinya melempar semangat juang, Gerindra Sulut harus makin kuat, makin berdaulat, makin disegani. Kita adalah contoh bagi daerah lain. Jangan rusak apa yang sudah kita bangun susah payah ini demi ambisi pribadi.
“Mari kita rapatkan barisan, panaskan mesin, siap tempur. Untuk Sulawesi Utara yang makin maju, untuk Indonesia Raya! Semangat,” pekiknya.






