Siapkan 20 WBP Ikut Rehabilitasi dan Re-Edukasi, Lapas Bitung Gelar Tes Urine dan Asesmen Menyeluruh

Foto: Istimewa

BITUNG, SatuUntukSemua.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bitung terus memperkuat program pembinaan bebas narkoba. Pada Rabu (07/10/2026), Lapas Bitung melaksanakan persiapan dan pemeriksaan awal terhadap 20 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang akan diusulkan mengikuti program rehabilitasi dan re-edukasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Bitung dalam mendukung pembinaan kepribadian serta pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, 20 orang WBP mengikuti sejumlah tahapan pemeriksaan dan asesmen secara komprehensif, meliputi tes urine, asesmen kesehatan, asesmen minat dan bakat, serta asesmen sikap dan perilaku.

Seluruh tahapan dilakukan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi fisik, psikologis, serta kebutuhan masing-masing WBP sebagai bahan pertimbangan dalam proses pengusulan program rehabilitasi dan re-edukasi.

Kegiatan dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Bitung dengan melibatkan petugas pembinaan dan tenaga kesehatan. Hasil pemeriksaan dan asesmen selanjutnya akan menjadi data pendukung dalam menentukan WBP yang benar-benar memenuhi kriteria untuk diusulkan mengikuti program tersebut.

Kepala Lapas Kelas IIB Bitung, Heddry Yadi, A.Md.IP., S.H., menyampaikan bahwa asesmen menyeluruh sangat penting agar program pembinaan tepat sasaran.

“Kami tidak hanya melihat kondisi kesehatan, tetapi juga aspek minat, bakat, sikap, dan perilaku WBP. Dengan asesmen yang menyeluruh, kami dapat mempersiapkan usulan rehabilitasi dan re-edukasi secara lebih tepat sehingga program yang diberikan benar-benar mendukung proses perubahan dan pembinaan WBP,” ujar Kalapas Heddry.

Melalui kegiatan ini, Lapas Bitung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika, sekaligus memberikan pembinaan yang terarah sebagai bekal bagi WBP untuk memperbaiki diri dan kembali berperan positif di tengah masyarakat. (***)

Pos terkait