MINAHASA, SatuUntukSemua.id – Tujuh Calon Pegawai Negeri Sipil Lapas Kelas IIB Tondano menjalani pembaretan pada Rabu (9/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan akhir sebelum mereka dilantik menjadi PNS.
Sejak pagi, ketujuh CPNS mengikuti seluruh rangkaian dengan sikap disiplin. Materi pembinaan difokuskan pada pembentukan karakter, penguatan mental, dan penanaman nilai dasar Pemasyarakatan: loyalitas, tanggung jawab, serta semangat pengabdian.
Kepala Lapas Kelas IIB Tondano, Yulius Jum Hertantono, hadir langsung memimpin dan mengawasi jalannya kegiatan. Dalam pengarahannya, ia menegaskan pembaretan bukan sekadar simbol penggunaan baret.
“Pembaretan ini adalah titik awal saudara menempa diri. Bangun disiplin, kuatkan mental, jaga loyalitas dan tanggung jawab. Setelah dilantik nanti, tunjukkan integritas dalam setiap tugas. Berikan pengabdian terbaik untuk organisasi dan masyarakat,” tegas Yulius.
Menurutnya, tugas sebagai petugas Pemasyarakatan membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Tanpa komitmen dan integritas, pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat tidak akan optimal.
Di akhir kegiatan, Kalapas berharap ketujuh CPNS dapat segera beradaptasi setelah pelantikan. Lapas Tondano menargetkan lahirnya SDM Pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berakhlak dalam menjalankan tugas. (***)






