Christian Rettob Pimpin PMKRI 2026-2028, Aristoteles Sjafii: Amanat Baru

Aristoteles Sjafii (Foto: Istimewa)

SatuUntukSemua.id, Manado – Aristoteles Sjafii mengucapkan Selamat dan sukses atas terpilihnya Christian A. D. Rettob, sebagai Ketua Presidium Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Periode 2026 hingga 2028.

Wakil Sekretaris Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Manado Periode 2026 hingga 2031 itu mengatakan, ini bukan sekadar amanat jabatan, melainkan bukti kepercayaan besar dititipkan seluruh kader Merah Marun Bolu Kuning untuk meneruskan perjuangan di bawah semangat luhur, Pro Ecclesia et Patria.

“Demi Gereja dan Demi Tanah Air! PMKRI, sejak kelahirannya senantiasa menjadi benteng pemuda yang tak pernah lelah bersuara, kini kamu menaruh harapan besar. Di tengah dinamika bangsa yang semakin kompleks, di mana suara hati nurani, keberanian menyuarakan kebenaran, dan kesetiaan pada nilai‑nilai luhur semakin dibutuhkan,” ujar Sekretaris Jenderal PMKRI Manado periode 2020 hingga 2021, Rabu (29/7/2026).

“Pro Ecclesia et Patria”

Ketua Himaju Manajemen FEB Unsrat periode 2019 sampai 2020 tersebut menjelaskan, semboyan ini bukan sekadar kalimat indah di lambang organisasi, melainkan napas kehidupan setiap kader.

Pertama, Pro Ecclesia (Demi Gereja)

Mengajak kami setia menjaga ajaran kasih, menjadi garam dan terang di tengah masyarakat, serta menjunjung tinggi martabat kemanusiaan tanpa memandang perbedaan.

Kedua, Et Patria (Tanah Air)

Menegaskan bahwa menjadi umat beriman tak berarti mengasingkan diri dari urusan bangsa, melainkan justru semakin terikat kewajiban untuk turut serta mewujudkan keadilan, kemakmuran, dan kedaulatan Indonesia yang berdaulat.

Ia menambahkan, Kedua pilar ini tak terpisahkan, yaitu iman kokoh menjadi landasan pengabdian kepada negara, dan pengabdian tulus menjadi bukti nyata dari iman yang dijalani.

Dia juga meminta, Jadikan PMKRI sebagai rumah yang senantiasa terbuka, menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi bangsa, serta tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat kecil dan kebenaran bagi kaum terpinggirkan.

“Tentu kami berharap, kiranya anda mampu menyatukan seluruh kader dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, untuk bergerak bersama. Tumbuh lebih jauh, melangkah lebih maju, dan semakin bermakna bagi Gereja, maupun demi Indonesia tercinta,” tutupnya. (red2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *