Kakantah Kota Bitung Ingatkan Jajaran Jaga Integritas, Tingkatkan Kedisiplinan

Jajaran Pegawai BPN Kota Bitung saat menggelar Apel Pagi

Bitung, SatuUntukSemua.id – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bitung, menggelar kegiatan apel pagi rutin dengan seluruh jajaran pegawai BPN Kota Bitung, Senin (26/01/2026).

Seluruh jajaran BPN Kota Bitung tampak hadir memenuhi area kantor untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dengan khidmat.

“Apel pagi ini merupakan agenda penting dalam mengawali minggu kerja di lingkungan Kantor BPN Kota Bitung,” kata Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Bitung, Steven O. K. Wowor, S.ST., M.A.P., yang memipin jalannya apel pagi.

Kakantah memberikan motivasi sekaligus memantau kesiapan jajaran secara langsung baik dalam pekerjaan maupun kedisplinan dalam pemakaian atribut kantor.

Beliau menyampaikan arahan-arahan strategis yang berkaitan dengan target kerja instansi dalam jangka pendek maupun panjang. Setiap instruksi yang diberikan menjadi panduan bagi pegawai dalam menjalankan tugas fungsional mereka masing-masing.

“Tujuan utama dari apel pagi ini adalah sebagai bentuk peneguhan disiplin, koordinasi antar bagian, serta penyampaian arahan kerja. Hal ini perlu guna untuk memastikan setiap pegawai memiliki visi yang selaras dalam menjalankan roda organisasi,” tambah Kakantah.

Selain itu, momentum apel pagi ini digunakan untuk memperkuat sinergi tim agar tidak terjadi hambatan komunikasi saat melayani publik. Kedisiplinan yang ditekankan diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam menciptakan budaya kerja yang profesional.

Melalui rangkaian agenda ini, Kantor Pertanahan Kota Bitung berkomitmen penuh dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi prioritas utama kami demi memberikan kepuasan maksimal bagi warga Bitung yang mengurus administrasi pertanahan,” ujar Kakantah.

Seluruh jajaran diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai integritas yang telah disampaikan dalam amanat apel tersebut.

“Harapannya, efektivitas birokrasi di sektor pertanahan dapat terus bertransformasi ke arah yang lebih baik dan transparan guna mencapai WBBM,” tutup Kakantah. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *