Imanuel Kaloh / Satuuntuksemua.id
LANGOWAN SELATAN,
Pemerintah Desa (Pemdes) Temboan, Kecamatan Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa melaksanakan pekerjaan pembangunan talud.
Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan infrastruktur desa dan mengatasi permasalahan yakni tanah longsor yang sring terjadi di jaga 2.
Hukum Tua (kepala desa) Temboan Ruddy Wurangian menyampaikan, bahwa pembangunan talud ini merupakan bagian dari program desa dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan mencegah terjadinya longsor.
“Pembangunan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas infrastruktur yang memadai, khususnya dalam hal pertahanan tanah longsor,” ujar Wurangian di Langowan belum lama ini.
Kata Wurangian, dana Pembangunan tersebut diambil dari Dana Desa (DD) tahap satu, tahun anggaran 2025.
Menurut Lengkoan, terdapat puluhan juta dianggarkan untuk talud sepanjang 40 meter, dengan jumlah anggaran 41.055.500 juta rupiah.
Sementara itu, masyarakat setempat menyambut baik pembangunan drainase ini dan berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi desa.
“Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah desa dalam membangun infrastruktur yang memang dibutuhkan warga. Dengan adanya talud ini, tanah longsor lebih mudah dimitigasi,” ungkap salah satu warga.
Pembangunan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemdes Temboan dalam membangun desa dan menjawab kebutuhan masyarakat melalui penyediaan fasilitas yang memadai, termasuk sistem mitigasi bencana yang lebih baik.
