Minahasa, SatuUntukSemua.id – Kejuaraan Pacuan Kuda Milord Memorial Cup resmi digelar. Kejuaran ini digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, pada Sabtu (01/03/2025), kemarin.
Terlihat antusias masyarakat dan pencinta pacuan kuda memadati tribun ini. Kejuaran ini juga sekalian memperingati kepergian kuda andalan Sulawesi Utara (Sulut), Milord, dalam insiden tragis di arena Jateng Derby 2025 Jawa Tengah (Jateng), pada 27 Februari 2025 kemarin.
Kejuaraan ini diprakarsai oleh Komunitas Owner Stable yang di daerah maupun nasional dan bekerjasama dengan Pengurus Pordasi Sulut.
Kejuaraan kali ini diikuti oleh 25 ekor kuda pacu dari berbagai stable di Sulut serta belasan ekor kuda Bendi Kalaper dari Sulut dan Gorontalo.
Salah satu kelas yang paling dinantikan adalah Bendi Kalaper 400 Meter, di mana kuda-kuda tangguh berpacu dengan bendi ringan yang dikendalikan joki berpengalaman.
Selain itu, kategori pacuan jarak menengah dan panjang seperti 1200 meter juga menjadi daya tarik dalam kejuaraan ini.
Dalam perlombaan ini, pada kelas terbuka jarak 1200 meter, secara mengejutkan Kuda Sunshiele Nagari milik Martin Daniel Tumbelaka (MDT) yang merupakan hasil ternakan, perawatan dan latihan dari Bendang Stable keluar sebagai juara.
Hal ini menjadi kegembiraan dan semangat yang luar biasa karena kuda Sunshield Nagari yang masih berumur 2 tahun dari Bendang Stable yang dijoki oleh Frendy Paendong, merupakan debut pertama. Mengalahkan kuda-kuda lainnya yang rata-rata berusia 3 tahun.
Yossie Sondakh salah satu pemerhati kuda pacu mengatakan, kuda Sunshield Nagari yang sebagai penantang, bisa membuat kejutan dalam perlombaan ini.
“Tim Bendang Stable memberikan kami kejutan. Ya kami berharap, kedepan baik kuda dari Bendang Stable maupun Jokinya, lebih meningkat skill serta pemormance nya. Yang kemudian bisa mewakili daerah Sulut ke tingkat lebih bergengsi,” ungkapnya.
“Dan untuk pemilik baru MDT lebih semangat untuk berpartisipasi mengembangkan olahraga berkuda di Sulut,” harapnya.
Dengan atmosfer yang meriah dan persaingan sengit di lintasan, Milord Memorial Cup kembali membuktikan diri sebagai ajang pacuan kuda bergengsi yang terus dinantikan masyarakat setiap tahunnya. (***)




