Sah! Bahlil Lahadalia Serahkan SK, MEP Resmi Pimpin Golkar Sulut 2025-2030

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, serahkan SK Kepengurusan DPD Partai Golkar Sulut, kepada Ketua DPD Partai Golkar Sulut terpilih, dr. Michaela Elsiana Paruntu (MEP)

MANADO,SatuUntukSemua.id – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) periode 2025-2030 kini resmi memiliki kekuatan hukum penuh. Struktur kepengurusan hasil Musyawarah Daerah (Musda) tersebut telah disahkan secara resmi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Pengesahan ditandai dengan penyerahan langsung Surat Keputusan (SK) Komposisi dan Personalia oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, kepada Ketua DPD Partai Golkar Sulut terpilih, dr. Michaela Elsiana Paruntu (MEP).

Momen penyerahan SK tersebut menjadi penanda tuntasnya seluruh tahapan konsolidasi organisasi pasca-Musda yang sebelumnya sukses digelar di Sulut.

“Alhamdulillah, SK kepengurusan DPD Partai Golkar Sulut periode 2025-2030 sudah kami terima langsung dari Ketua Umum, Bapak Bahlil Lahadalia. Ini menandakan bahwa hasil Musda kita telah sah dan diakui secara resmi oleh DPP. Roda organisasi siap tancap gas,” ujar MEP saat dihubungi, Jumat (25/9).

Dalam struktur kepengurusan yang baru disahkan ini, MEP tetap dipercayakan sebagai Ketua DPD. Ia akan didampingi oleh dua figur senior Golkar Sulut, yakni Aditya Didi Moha (ADM) yang dipercaya sebagai Sekretaris dan Inggrid Sondakh sebagai Bendahara.

MEP menjelaskan, formasi kepengurusan kali ini tampil ramping namun solid dengan total 93 orang pengurus. Menariknya, dalam struktur kali ini tidak ada posisi Ketua Harian.

“Strukturnya kita buat lebih efektif. Jadi tidak ada Ketua Harian. Langsung di bawah Ketua ada Sekretaris, Bendahara, kemudian Wakil Ketua, Wakil Sekretaris, Wakil Bendahara, dan dilengkapi dengan biro-biro yang akan bekerja secara teknis,” jelas MEP.

Selain soal efektivitas, MEP juga memastikan komposisi kepengurusan memenuhi keterwakilan perempuan sesuai amanat AD/ART partai.

“Dari 93 pengurus, 30 persen adalah perempuan. Ini adalah wujud komitmen Golkar Sulut untuk memberikan ruang yang luas bagi kader-kader perempuan untuk berkarya dan memimpin,” tegasnya.

Dengan diterimanya SK ini, DPD Partai Golkar Sulut di bawah komando MEP-ADM siap langsung bekerja menjalankan mesin partai, melakukan konsolidasi hingga ke tingkat desa, dan fokus memenangkan agenda-agenda politik Partai Golkar di Bumi Nyiur Melambai hingga tahun 2030. (***)

Pos terkait