Manado, SatuUntukSemua.id — Anggota DPR RI Komisi VI Dapil Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak bencana. Sabtu (25/04/2026), CEP menyalurkan ribuan paket sembako ke tiga lembaga pemasyarakatan di Sulut.
Bantuan ribuan paket sembako disalurkan, di Lapas Kelas IIA Manado di Kelurahan Tuminting, Rutan Kelas IIA Malendeng Manado, dan Lapas Kelas III Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.
Total 1.192 paket sembako dibagikan untuk napi dan tahanan. Rinciannya, 474 paket untuk Lapas Tuminting, 508 paket untuk Rutan Malendeng, dan 210 paket untuk Lapas Amurang. Tak hanya warga binaan, petugas lapas yang juga terdampak gempa ikut menerima bantuan.
CEP menegaskan, bantuan ini merupakan respons cepat atas bencana gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Utara beberapa pekan lalu. Menurutnya, semua elemen masyarakat berhak mendapat perhatian, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
“Bencana gempa ini dampaknya ke semua. Termasuk saudara-saudara kita di dalam lapas dan rutan, serta petugas yang berjaga. Mereka juga keluarga kita. Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian, bahwa negara hadir tanpa sekat,” ucap CEP.
Penyaluran sembako ini bukan yang pertama. Sebelumnya CEP juga telah mendistribusikan ribuan paket bantuan ke warga di berbagai daerah Sulut. Bantuan sosial juga menyasar sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa.
“Kita pastikan semua terdampak gempa mendapat perhatian. Saya juga sudah salurkan bantuan ke sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum yang rusak. Kita pulihkan Sulut bersama-sama,” tambah CEP.

Suasana haru mewarnai penyerahan bantuan. Para petugas dan warga binaan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang tidak membeda-bedakan status. Bantuan ini dinilai meringankan beban sekaligus memberi semangat di tengah masa sulit pasca-gempa.
“Kami apresiasi kepedulian Ibu CEP. Bantuan ini sangat berarti bagi 474 warga binaan kami. Ini bukti mereka tidak dilupakan. Petugas kami yang juga korban gempa ikut terbantu. Terima kasih, semoga jadi penyemangat untuk bangkit,” ucap Kepala Lapas Kelas IIA Manado, Kasman Ziliwu.
Aksi CEP ini menegaskan bahwa penanganan pasca-bencana harus inklusif dan menyentuh semua lapisan. Dengan 1.192 paket tersalur ke tiga lapas/rutan, ditambah bantuan ke warga, sekolah, dan rumah ibadah, CEP berharap pemulihan Sulut pasca-gempa berjalan cepat. Solidaritas tanpa batas jadi kunci agar Sulawesi Utara bangkit lebih kuat. (***)






