Oleh: Matthew Liling, Ketua DPC GMNI Manado Periode 2025-2027 dari Gerbong Wisma Trisakti
Memasuki tahun pertama masa jabatan, seorang gubernur umumnya mulai menghadapi fase krusial, penilaian publik yang lebih objektif dan terukur.
Jika pada bulan-bulan awal masyarakat masih memberi ruang adaptasi, maka setelah satu tahun ekspektasi berubah menjadi evaluasi nyata.
Pengawasan tidak hanya datang dari warga, tetapi juga dari DPRD, pemerintah pusat, serta lembaga audit dan pengawas.
Secara normatif, administratif, dan politis, terdapat sejumlah indikator yang lazim dijadikan tolak ukur kinerja kepala daerah pada fase ini.
• Fondasi Kebijakan: RPJMD dan Janji Kampanye
Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) seharusnya telah disahkan dan mulai dijalankan.
Ini bukan sekedar formalitas birokrasi, melainkan kontrak kebijakan antara kepala daerah dan masyarakat.
Program unggulan yang dijanjikan saat kampanye idealnya sudah memasuki tahap implementasi awal.
Publik biasanya menilai dari tanda-tanda konkret, apakah prioritas pemerintah sudah terasa dampaknya, walau belum maksimal.
• Stabilitas Birokrasi sebagai Mesin Pemerintahan
Tahun pertama juga menjadi ujian kemampuan gubernur mengonsolidasikan birokrasi.
Penataan struktur organisasi, mutasi pejabat strategis, dan sinkronisasi kerja antar-OPD harus selesai agar roda pemerintahan berjalan stabil.
Konflik internal birokrasi pada fase ini sering dianggap sinyal lemahnya kepemimpinan administratif.
• Realisasi APBD dan Disiplin Fiskal
Serapan anggaran menjadi indikator teknokratis yang sangat diperhatikan.
Secara umum, realisasi di atas 85 persen dikategorikan baik.
Lebih penting lagi adalah komposisi belanja, publik cenderung menilai positif jika anggaran lebih banyak dialokasikan untuk layanan publik seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan dibanding belanja rutin birokrasi.
Di sisi lain, absennya temuan besar dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi tolok ukur integritas pengelolaan keuangan daerah.
• Arah Ekonomi Mulai Terbaca
Meski dampak ekonomi kebijakan tidak selalu instan, tren indikator makro biasanya mulai terlihat setelah satu tahun.
Stabilitas atau kenaikan pertumbuhan ekonomi, penurunan pengangguran, peningkatan investasi, serta dukungan nyata bagi UMKM menjadi sinyal apakah kebijakan gubernur efektif atau belum menyentuh sektor riil.
• Program Sosial yang Terasa Langsung
Bagi masyarakat luas, ukuran keberhasilan sering kali sederhana namun konkret, jalan diperbaiki, transportasi membaik, fasilitas publik bertambah, bantuan sosial tepat sasaran, serta layanan kesehatan dan pendidikan terasa lebih mudah diakses.
Program yang langsung dirasakan cenderung lebih berpengaruh terhadap persepsi publik dibanding kebijakan jangka panjang yang belum tampak hasilnya.
• Relasi Politik dan Kemampuan Koordinasi
Kemampuan menjaga hubungan harmonis dengan DPRD dan pemerintah pusat juga menjadi sorotan, Konflik politik terbuka dapat menghambat jalannya program pembangunan.
Sebaliknya, kepala daerah yang mampu menarik proyek strategis nasional ke wilayahnya biasanya dinilai memiliki kapasitas lobi dan koordinasi yang kuat.
• Integritas sebagai Modal Legitimasi
Faktor terakhir, namun sangat menentukan, adalah integritas. Kepala daerah yang terseret skandal korupsi, konflik kepentingan, atau polemik hukum pada tahun pertama biasanya langsung kehilangan kepercayaan publik.
Transparansi kebijakan serta berfungsinya aparat pengawasan internal menjadi indikator penting dalam menjaga legitimasi kepemimpinan.
• Kesimpulan
Tahun pertama pemerintahan bukanlah fase panen hasil, melainkan fase pembuktian arah.
Publik tidak menuntut kesempurnaan, tetapi mengharapkan fondasi yang jelas, kebijakan berjalan, ritme kerja pemerintahan stabil, serta tanda-tanda awal dampak positif.
Jika dalam periode ini belum terlihat kerangka kerja solid dan capaian awal meyakinkan, maka keraguan terhadap kapasitas kepemimpinan gubernur biasanya mulai menguat di ruang publik.
Sebaliknya, fondasi yang kuat di tahun pertama sering menjadi penentu keberhasilan pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.






