Bitung, SatuUntukSemua.id – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bitung, kembali melaksanakan kegiatan apel pagi rutin, Senin, (19/01/2026).
Seluruh jajaran pegawai tampak berkumpul di halaman kantor untuk apel pagi. Kegiatan ini merupakan agenda wajib bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor pertanahan kota Bitung.
“Pelaksanaan apel pagi ini bertujuan untuk menyatukan visi seluruh elemen kantor sebelum memulai pelayanan kepada masyarakat,” kata Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Bitung, Steven O. K. Wowor, S.ST., M.A.P., yang bertindak langsung sebagai pembina apel dalam kegiatan tersebut.
Dirinya memberikan arahan strategis mengenai target kerja yang harus dicapai oleh masing-masing seksi selama satu minggu ke depan. Kehadiran sosok pimpinan secara langsung memberikan motivasi tambahan bagi para bawahan dalam menjalankan tugas. Seluruh pegawai mengikuti jalannya prosesi dengan penuh perhatian dan terfokus dengan arahan Kepala Kantor.
“Kegiatan rutin ini diselenggarakan sebagai sarana efektif untuk meningkatkan kedisiplinan kerja serta memperkuat koordinasi antar lini baik dalam mengerjakan tugas rutin maupun untuk melengkapi LKE sebagai salah satu syarat untuk menuju WBBM. Melalui momentum ini, setiap kendala teknis dalam pelayanan pertanahan dapat dikomunikasikan secara cepat agar segera mendapat solusi,” jelas Wowor.
Dirinya juga menekankan bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam memberikan kepuasan maksimal bagi warga Kota Bitung. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan tidak ada hambatan komunikasi yang dapat menghambat proses sertifikasi tanah.
Pelaksanaan apel pagi ini berlangsung secara tertib dan ditutup dengan arahan untuk lebih mengopimalkan strakom. Setiap pegawai kemudian segera menuju ruang kerja masing-masing untuk memulai pelayanan publik tepat pada waktunya.
Tradisi kedisiplinan ini terus dipertahankan oleh Kantah Kota Bitung demi mewujudkan birokrasi yang melayani dan profesional. Semangat yang terbangun saat apel diharapkan tetap terjaga agar memberikan pelayanan yang maksimal pada masyarakat. (***)






