Punggawa Wisma Trisakti DPP GMNI Periode 2025-2028 Resmi Dikukuhkan

SATUUNTUKSEMUA.ID – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bermarkas di Wisma Trisakti resmi mengukuhkan kepengurusan nya pada periode kepemimpinan  2025 hingga 2028, di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/1/26).

Pengukuhan itu ditandai dengan pembacaan ikrar Prasetya Korps GMNI yang diikuti seluruh jajaran pengurus dan dipimpin langsung oleh Sujahri Somar selaku Ketua Umum.

Ia mengajak seluruh kader untuk menengok kembali sejarah lahirnya GMNI, bukan sekadar untuk bernostalgia, melainkan untuk memahami akar perjuangan dan tanggung jawab ideologis melekat pada setiap kader.

“GMNI tidak lahir dari ruang kosong atau meja rapat yang nyaman. GMNI lahir dari kegelisahan zaman, dari kesadaran bahwa kemerdekaan bangsa ini bukan hadiah, melainkan hasil dari pertaruhan nyawa, pikiran, dan kemanusiaan,” pukasnya.

Dia menegaskan, Para pendiri bangsa, khususnya Bung Karno, tidak hanya melawan penjajah dengan senjata, tetapi juga dengan kekuatan pikiran dan dialektika ide.

“Di titik itulah sejarah memanggil mahasiswa, dan dari panggilan sejarah itulah GMNI dilahirkan. GMNI tidak sekadar membangun barisan massa, tetapi membentuk manusia yang berpikir kritis, berpihak pada rakyat, dan bertanggung jawab terhadap realitas sosial,” ungkapnya.

“Menjadi kader GMNI berarti menyadari bahwa hidup kita bukan hanya milik kita sendiri. Setiap pengetahuan dan privilage sebagai mahasiswa adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” tandasnya.

Mantan Sekjen DPP GMNI Era Kepemimpinan Imanuel Cahyadi tersebut menggarisbawahi, Pengukuhan kepengurusan baru ini, DPP GMNI diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi dan menghadirkan gerakan mahasiswa yang tetap kritis, progresif, dan berpihak pada kepentingan rakyat sesuai dengan nilai-nilai Marhaenisme.

“Ini adalah peneguhan komitmen untuk kembali pada akar ideologi Marhaenisme, ideologi yang lahir dari kehidupan rakyat kecil yang bekerja keras, hidup sederhana, dan kerap dilupakan,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *