Imanuel Kaloh / Satuuntuksemua.id
REMBOKEN,
Warga serta Pemerintah Desa (Pemdes) Sinuian, Kecamatan Remboken mengikuti program Jumat curhat yang digelar oleh Polres Minahasa, Jumat (17/01/25).
Dalam curhat warga, sejumlah keluhan terkait insiden kriminal di desa diutarakan.
Mereka mengutarakan masalah pencurian hewan ternak anjing atau doger, masalah tenaga keamanan di desa diberikan bimbingan dan pelatihan oleh Polres agar bisa menjaga kerawanan di desa, hingga persoalan batas wilayah yang bisa memicu terganggunya kamtibmas.

Hukum Tua (kepala desa) Sinuian Daniel Kussoy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Minahasa yang boleh berkunjung di desa Sinuian dan menemui langsung masyarakat untuk mendengarkan keluhan, serta saran dan masukan.
“Terima kasih atas atensi Kapolres Minahasa yang boleh bertemu langsung dengan masyarakat Desa Sinuian. Hal ini tentu akan sangat berdampak bagi kamtibmas di desa ini, karena harapan kami desa ini akan semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu Kapolres Minahasa AKBP Sophian mengatakan, tujuan utama dari Jumat Curhat ini, yang pertama, bentuk komitmen Polri kepada masyarakat, untuk dapat hadir dan mendengar keluhan masyarakat soal kamtibmas.
Selanjutnya, yang kedua, bentuk sinergi antara Polri dan Pemerintah Daerah dan TNI, khususnya di tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan, bahkan sampai ke tingkat Jaga dan Lingkungan.
“Saya hadir langsung di tengah masyarakat untuk berinteraksi langsung. Kehadiran kami, selain untuk himbauan kamtibmas agar wilayah hukum kita ini aman dan kondusif, juga untuk mendengar langsung masukan dan keluhan dari masyarakat. Ini jarang dilakukan diwaktu waktu yang lalu. Tapi ini, kami terjun langsung,” tandas Kapolres.
Turut hadir, Kapolsek Remboken, jajaran Perangkat Desa, Ketua BPD, Ketua TP-PKK, , Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan masyarakat.






