PKKMB 2026, FISH UNIMA Tegas Bantah Adanya Dugaan Praktik Jual Beli Kaos

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WD III) FISH UNIMA, Dr. Joyce Kumaat, S.Pi, M.Sc

Baim / Satuuntusemua.id

MINAHASA,

Wakil Dekan (WD) Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Manado UNIMA, Joyce Kumaat secara tegas membantah isu yang beredar mengenai dugaan praktik jual beli kaos, pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026.

Kumaat menjelaskan, jika adanya indikasi pembentukan Grup WhatsApp yang digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab, terkait koordinasi PKKMB tentang pembahasan transaksi kaos

“Penjualan kaos itu tidak ada, terkait hal itu merupakan tindakan tak berizin atau ilegal,” kata Kumaat dikonfirmasi Satuuntuksemua.Id, Selasa (29/09/26).

Kumaat juga meluruskan adanya tudingan pembiaran dari pimpinan Fakultas lantaran sempat diam atas dinamika di grup tersebut.

Kata dia sikap diam bukan berarti memberikan restu atau persetujuan, seluruh aktivitas di dalam grup tersebut berlangsung di luar pengetahuan pimpinan fakultas.

“Di grup itu terjadi pembahasan tentang penjualan kaos PKKMB, saya mendiamkan bukan berarti menyetujui ada aktivitas. Tidak ada penjualan kaos PKKMB dari fakultas, dan tidak diketahui bila ada penjualan,” bebernya.

Dia menegaskan tidak pernah menyelenggarakan maupun mewajibkan para mahasiswa baru untuk membeli kaos PKKMB maupun atribut-atribut apapun itu.

“Jika ada penjualan yang terjadi, hal itu tidak diketahui oleh pimpinan fakultas dan bukan merupakan kebijakan resmi FISH UNIMA,” ujarnya.

Guna meluruskan polemik ini, pihak WD III mengimbau seluruh pihak dan media agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kejelasan informasi ini diharapkan dapat menjaga nama baik institusi serta memastikan pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan tetap berjalan tertib dan kondusif.

Sebelumnya diberitakan, pelaksaanan PKKMB di FISH UNIMA tahun 2026 sempat diwarnai isu dugaan penjualan kaos seharga Rp130.000 kepada calon mahasiswa baru. Namun, rumor tersebut telah terkonfirmasi tidak benar dan dipastikan bukan kebijakan resmi pihak Fakultas

Pos terkait