MINSEL, SatuUntukSemua.id – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Amurang melaksanakan kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan Budidaya Padi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program dan aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penguatan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di area lahan pertanian Lapas tersebut diikuti langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Amurang, Eduard, bersama jajaran pejabat struktural, seluruh pegawai, serta warga binaan asimilasi yang selama ini terlibat aktif dalam proses budidaya dan pengelolaan lahan.
Panen raya dilakukan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong. Keterlibatan warga binaan mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen menjadi bagian integral dari program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas III Amurang. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan praktis di bidang pertanian sebagai bekal hidup yang produktif.
Hasil panen padi yang melimpah menjadi bukti keberhasilan sinergi antara pembinaan dan program ketahanan pangan yang dijalankan di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas III Amurang, Eduard Alexander Robertus Kaligis, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar hasil pertanian.
“Panen raya ini bukan hanya tentang hasil pertanian, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembinaan. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar, bekerja, dan memperoleh keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas Eduard.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga kebersamaan dan komitmen dalam mendukung program-program pembinaan yang produktif dan berorientasi pada kemandirian.
Melalui kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan ini, Lapas Kelas III Amurang berkomitmen untuk terus mendukung penuh program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui kegiatan yang edukatif, produktif, dan berkelanjutan. (***)
