Kejari Kepulauan Talaud Gelar Dialog Interaktif “Jaksa Menyapa”, Bahas Pengawalan Dana Desa Melalui Program Jaga Desa

SatuUntukSemua.id, Kepulauan Talaud – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Talaud melalui Seksi Intelijen kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum dalam program “Jaksa Menyapa” yang disiarkan secara dialog interaktif di Kantor RRI Talaud, Kamis (11/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA hingga 11.15 WITA tersebut mengangkat tema “Peran Kejaksaan Dalam Mengawal Penggunaan Dana Desa Melalui Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa)”. Program ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan aparatur desa terkait pengelolaan dana desa yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kepulauan Talaud, Samuel Naibaho, S.H., M.H., hadir sebagai narasumber bersama Jaksa Fungsional Kejari Kepulauan Talaud, Irvan Ardian Haris, S.H. Keduanya memberikan pemaparan mengenai peran Kejaksaan dalam melakukan pendampingan, pengawasan, serta pencegahan potensi penyimpangan dalam penggunaan dana desa melalui Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Dialog interaktif dipandu oleh presenter RRI Talaud, Hendra Assa, dan turut dihadiri oleh staf Intelijen Kejari Kepulauan Talaud, yakni Seles Marlon Ruatakurey, S.H serta Anjelrio Laloma.

Melalui program Jaksa Menyapa, masyarakat diberikan kesempatan untuk memperoleh informasi hukum secara langsung sekaligus memahami berbagai langkah preventif yang dilakukan Kejaksaan dalam mendukung pembangunan desa. Program Jaga Desa sendiri menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang baik dan mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran.

Kejari Kepulauan Talaud berharap kegiatan penyuluhan hukum seperti ini dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta memperkuat sinergi antara Kejaksaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan dana desa yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Selama pelaksanaan kegiatan, dialog interaktif berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari pendengar RRI Talaud sebagai sarana edukasi hukum yang mudah diakses oleh masyarakat luas.

Pos terkait