Anak Petani Minsel Bukti Nyata: Dua Putra Sukses Raih Gelar Sarjana di Kampus Top Nasional

Rizky Pratasis, S.Ds., Bersama kedua orang tua.

MINSEL, SatuUntukSemua.id – Keluarga Noldy Pratasis, seorang petani asal Desa di Minahasa Selatan, kembali diliputi kebahagiaan dan rasa syukur. Setelah putra pertamanya, Kingin Pratasis, resmi menyandang gelar Sarjana Teknik dari Universitas Trisakti pada Rabu (6/5/2026), kini giliran putra kedua, Rizky Pratasis, yang berhasil lulus sebagai sarjana di Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara (Untar).

Keberhasilan Rizky menambah daftar prestasi keluarga petani asal Minsel ini di bidang pendidikan tinggi. Perjalanan Rizky menempuh kuliah tidak lepas dari kerja keras orang tuanya yang bertani untuk membiayai pendidikan kedua anaknya. Meski dengan keterbatasan, Noldy dan keluarga tetap berkomitmen agar anak-anaknya mendapatkan pendidikan terbaik.

Untar sendiri dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia. Kampus yang berlokasi di Jakarta Barat ini masuk dalam jajaran 10 besar PTS nasional versi pemeringkatan nasional, diakui secara internasional melalui pemeringkatan Times Higher Education (THE), serta menyandang akreditasi “Unggul” dari BAN-PT.

Bagi masyarakat Minsel, prestasi dua bersaudara ini menjadi bukti nyata bahwa anak daerah mampu bersaing di kampus ternama. Pencapaian ini juga menjadi inspirasi bahwa latar belakang keluarga petani tidak menjadi penghalang untuk meraih pendidikan berkualitas dan berkarier di tingkat nasional maupun global.

“Saya bersyukur kepada Tuhan. Sebagai orang tua petani, saya hanya ingin anak-anak saya bisa sekolah setinggi-tingginya. Semoga ini jadi motivasi bagi anak-anak Minsel lainnya untuk tidak takut bermimpi,” ucap Noldy.

Sementara itu, Rizky pun tak luput dari rasa bahagianya, dirinya menuturkan, pencapaian ini tak lepas dari doa orang tuanya.

“Saya sangat bersyukur bisa menyelesaikan studi di Untar. Ini semua berkat doa dan kerja keras orang tua saya yang tidak pernah lelah mendukung saya. Papa Noldy Mama Restiana Yusuf, terima kasih untuk semua pengorbanan yang tidak pernah bisa saya balas. Papa dan Mama merupakan figur yang penting dalam pencapaian saya sampai saat ini. Dan terakhir, gelar ini saya persembahkan kepada almarhum ibu saya mama Selviana Demena di surga. Mama mungkin sudah tidak ada di sini secara fisik, tapi setiap langkah saya selama kuliah selalu saya rasakan dukungan dan semangat Mama. Saya tahu Mama pasti bangga melihat saya bisa sampai di titik ini,” tutur Rizky.

Tak lupa dirinya juga mengajak anak muda di Minsel dan Sulawesi Utara untuk terus semangat kuliah dan belajar.

“Jangan merasa minder karena berasal dari desa. Kalau kita mau berusaha dan tidak menyerah, pasti ada jalan,” tutupnya.

Kisah keluarga Pratasis diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat Minsel dan Sulawesi Utara bahwa kerja keras, pendidikan, dan dukungan keluarga dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Di tengah tantangan ekonomi, semangat anak-anak petani ini menunjukkan bahwa pendidikan tetap menjadi kunci utama untuk mengubah nasib dan membangun daerah. (***)

Pos terkait