Sam Sianata, Pelukis 1 Triliun, Siap Lelang Lukisan ‘Go Green Taruparwa’ di Hongkong

Lukisan 'Go Green Taruparwa' karya Sam Sianata (Liem Sian An) siap di lelang di Hongkong

Manado, SatuUntukSemua.id – Lukisan ‘Go Green Taruparwa’ karya Sam Sianata (Liem Sian An) siap di lelang di Negeri Mutiara dari Timur (Pearl of the Orient), yaitu Hongkong. Lukisan ini menyuarakan semangat melestarikan lingkungan dan kampanye persatuan, kerukunan, serta perdamaian umat manusia.

Mener Sam, panggilan akrab Sam Sianata, menjelaskan bahwa karya ini merupakan perpaduan unik antara lukisan, lagu, dan maskot, menciptakan pengalaman multi-sensorik.

“Jadi ini pertama kali di dunia, memadukan antara lukisan, lagu dan maskot. Dan di dunia, cuman ada di Indonesia,” kata Mener Sam, saat ditemui di cafe Pelangi, Kelurahan Mapanget, Kota Manado, Sabtu (14/02/2026).

Lukisan ‘Go Green Taruparwa’ dibanderol dengan harga fantastis Rp 1 triliun karena dinilai memiliki kedalaman filosofis, pesan ekologis, dan nilai historis. Sam Sianata, yang dikenal sebagai ‘Pelukis Rp 1 Triliun’, merupakan seniman asal Sulawesi Utara yang menciptakan konsep unik Trinity Art.

“Karya ini bukan hanya sekedar lukisan, tapi juga sebuah gerakan untuk menyelamatkan lingkungan dan mempromosikan perdamaian dunia,” tambah Mener Sam.

“Saya ingin karya ini dapat menginspirasi orang-orang untuk lebih peduli dengan lingkungan dan mempromosikan perdamaian di dunia,” jelasnya.

Lukisan ini akan dilelang di Christie’s Hongkong atau Sotheby’s New York, dengan target harga yang sangat tinggi. Sam Sianata juga telah menciptakan karya lain seperti Sang Raja Cinta, Bunga Sedap Malam, dan Tapak.

“Proses kreatif saya selalu dimulai dengan doa dan meditasi, untuk mencari inspirasi dan menghubungkan diri dengan alam semesta. Saya ingin karya saya dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Mener Sam.

Sam Sianata dikenal sebagai seniman yang eksentrik dan fokus pada pesan spiritual, sosial, serta ekologis dalam setiap karya seni yang ia hasilkan. Dengan lelang ini, Sam berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan lingkungan dan mempromosikan perdamaian dunia. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *