Bangun Pendidikan Yang Berkualitas, Dikbud Tomohon Gelar FPD dan FKP

Tomohon,satuuntuksemua.id- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan berpihak pada masyarakat melalui pelaksanaan Forum Perangkat Daerah (FPD) yang dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik (FKP).

Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Dikbud Kota Tomohon, Jumat (13/2/2026), dan menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah, pemangku kepentingan, serta masyarakat.

Forum tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon, Juliana Dolvin Karwur, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kota Tomohon.

Dalam arahannya, Dolvin menegaskan bahwa penggabungan dua forum ini bukan sekadar efisiensi kegiatan, melainkan langkah sadar untuk memperkuat sinergi dan menyatukan arah pembangunan pendidikan di Kota Tomohon.

Ia menjelaskan, Forum Perangkat Daerah berperan penting dalam mempertajam sasaran, program, dan strategi yang akan dilaksanakan ke depan.

Melalui forum ini, seluruh elemen diharapkan memiliki visi yang sama dalam meningkatkan mutu pendidikan, sekaligus memastikan program daerah berjalan seirama dengan kebijakan strategis Presiden, Gubernur, dan Pemerintah Kota Tomohon di sektor pendidikan dan kebudayaan.

“Ini bukan hanya soal perencanaan, tetapi bagaimana kita membangun kesepahaman bersama demi masa depan pendidikan anak-anak Tomohon,” ungkap Dolvin.
Sementara itu, Forum Konsultasi Publik digelar secara terbuka sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

Forum ini menjadi cermin evaluasi kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, khususnya layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dolvin mengingatkan bahwa kinerja tersebut juga menjadi bagian dari penilaian tahunan Ombudsman, sehingga masukan publik memiliki nilai strategis bagi perbaikan layanan ke depan.

Dalam forum tersebut, Dikbud menghadirkan Kepala Dinas Pangan Daerah Kota Tomohon sebagai narasumber, seiring dengan pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Program ini dinilai sangat erat kaitannya dengan dunia pendidikan, terutama dalam mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar peserta didik.

Tak hanya itu, Kepala Bagian Organisasi Setdakot Tomohon, Ingrid Palit, turut memberikan pemaparan terkait peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kehadiran media juga memberi warna tersendiri, sekaligus memperkuat fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah.

Dolvin menegaskan bahwa seluruh masukan, kritik, dan gagasan yang muncul dalam FPD dan FKP ini akan menjadi bahan penting dalam merumuskan program kerja tahun 2027.

Ia berharap forum ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu melahirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kebudayaan di Kota Tomohon.

“Dari forum inilah kita berharap lahir langkah-langkah nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *