Imanuel Kaloh / Satuuntuksemua.id
MINSEL,
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano (Kalapas) Akhmad Sobirin Soleh ikut ambil bagian dalam panen raya kacang langsung dari Lapas Kelas III Amurang Kamis (15/01/26).
Kesempatan itu juga Kalapas ikut secara virtual kegiatan rangkaian ketahanan pangan nasional panen raya Pemasyarakatan yang dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon.
Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto, bersama jajaran pimpinan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Kami ingin mewujudkan konsep sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Di satu sisi, kami membina warga binaan melalui pelatihan dan pemberdayaan,” ujar Menteri.
Ambil Bagian
Sementara itu, Lapas Kelas IIb Tondano dan jajaran juga ikut mengambil bagian.
Kegiatan panen raya juga berlangsung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Tondano ini dihadiri oleh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa.
“Panen raya ini merupakan hasil dari proses pembinaan kemandirian warga binaan yang dijalankan secara berkelanjutan,” terang Kalapas Sobirin.

Menurutnya, melalui pengelolaan lahan pertanian, warga binaan tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga dibekali keterampilan kerja, disiplin, serta tanggung jawab sebagai bekal reintegrasi sosial.
“Program ketahanan pangan pemasyarakatan dirancang untuk memberikan manfaat ganda yang strategis,” terangnya.
Kata Sobirin, seluruh hasil panen raya ini selanjutnya akan didonasikan sepenuhnya kepada masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, sebagai bentuk kepedulian sosial Pemasyarakatan terhadap sesama anak bangsa.
Kegiatan panen raya ini tambah dia, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional, serta mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Tondano menegaskan perannya sebagai institusi pembinaan yang tidak hanya fokus pada aspek pengamanan, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang mandiri, produktif, dan berdaya guna.
“Kami ingin dan pemberdayaan berkontribusi nyata dalam ketahanan pangan nasional sebagaimana ditekankan oleh Presiden Prabowo Subiant,” tutupnya.
Berdasarkan laporan nasional, total hasil Panen Raya Serentak se-Indonesia Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mencapai 123.557 kilogram, yang seluruhnya merupakan hasil pembinaan kemandirian warga binaan di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.






