Peduli Bencana Sitaro, CEP Kembali Salurkan Ribuan Paket Bantuan bagi Warga Terdampak

Ribuan Paket Bantuan Partai Golkar Sulut, Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Alam di Sitaro

Sitaro, SatuUntukSemua.id — Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut), kembali menunjukan kepeduliannya terhadap musibah bencana alam yang terjadi di di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana alam di sana, Jumat (09/01/2025).

CEP yang juga merupakan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI tersebut, menyalurkan bantuan kemanusiaan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mendampingi warga dalam fase pemulihan pascabencana.

Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan berupa paket sembako, kali ini CEP kembali menghadirkan bantuan yang lebih komprehensif dan menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Bantuan yang disalurkan meliputi sembako berupa beras, gula, minyak goreng, dan biskuit, serta makanan siap saji, kopi instan, air mineral, busa, selimut, dan pakaian.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi wujud nyata empati dan tanggung jawab kemanusiaan CEP dalam membantu meringankan beban masyarakat yang tengah berjuang memulihkan kehidupan mereka akibat bencana alam.

Lebih dari sekadar bantuan material, kehadiran CEP membawa pesan solidaritas, kehadiran negara, dan kepedulian sosial di tengah situasi sulit.

Melalui program CEP Peduli, bantuan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan nilai gotong royong yang menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat Kepulauan Sitaro. Di tengah keterbatasan dan tantangan pascabencana, solidaritas menjadi energi utama untuk bangkit kembali.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan memberi harapan baru bagi masyarakat terdampak. Bersama kita kuat, bersama kita bangkit,” ungkap CEP kepada Manado Post.

Aksi kemanusiaan ini sekaligus menegaskan bahwa kepedulian tidak berhenti pada satu momentum, melainkan hadir secara berkelanjutan hingga masyarakat benar-benar pulih dan kembali menata kehidupan mereka dengan penuh harapan. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *