MINSEL, SatuUntukSemua.id – Dukungan terhadap Ezekiel Paruntu Stuart, S.H. (EPS) untuk memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) semakin mengeras.
Para pimpinan dan pengurus Partai Golkar tingkat kecamatan se-Kabupaten Minsel secara bulat menyatakan dukungan untuk mengusung EPS sebagai calon Ketua DPD II Golkar Minsel dalam Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.
Kesepakatan tersebut mengemuka dalam konsolidasi internal yang dihadiri para pimpinan Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Minsel, Selasa (3/11/2026).
Perwakilan pengurus kecamatan, Orel Lumantow, mengatakan dukungan terhadap EPS didasarkan pada penilaian bahwa figur muda tersebut memiliki potensi, loyalitas, serta kemampuan untuk membesarkan Partai Golkar di Minahasa Selatan.
Menurut Dia, EPS dinilai mampu merangkul seluruh elemen partai, mulai dari kalangan senior hingga generasi milenial dan Gen Z.
Selain itu, Ia melihat, EPS dianggap memiliki kapasitas untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menyiapkan strategi pemenangan dalam menghadapi agenda politik mendatang.
“Kami jajaran pengurus kecamatan se-Kabupaten Minsel telah menyatukan persepsi dan bersepakat bulat untuk mengusung dan memenangkan Saudara EPS sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Minsel pada Musda mendatang. Kami meyakini di bawah kepemimpinan EPS, Partai Golkar Minsel akan semakin solid, modern, dan dicintai masyarakat,” tegas Orel.
Dukungan kolektif para pengurus kecamatan itu menjadi salah satu sinyal menguatnya aspirasi kepemimpinan baru di internal Partai Golkar Minsel.
Konsolidasi ini dipandang sebagai momentum untuk memperkuat soliditas organisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Diketahui, Ezekiel Paruntu Stuart, S.H. saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Selatan periode 2024–2029.
Ia juga dikenal sebagai salah satu anggota legislatif termuda di DPRD Minsel.
Dengan menguatnya dukungan dari jajaran pengurus kecamatan, dinamika menjelang Musda DPD II Partai Golkar Minsel diperkirakan semakin menarik.
Namun, penetapan ketua definitif tetap akan ditentukan melalui mekanisme dan keputusan resmi Musda sesuai ketentuan organisasi Partai Golkar. (red)
