JAKARTA, SatuUntukSemua.id – Dampak El Nino yang memicu kekeringan dan kenaikan harga pangan membuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali diuji. Melihat kondisi tersebut, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Golkar, mendorong pemerintah dan lembaga terkait memperkuat dukungan agar UMKM tetap bertahan dan naik kelas.
Menurut CEP, UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional yang harus dijaga, apalagi di tengah situasi ketidakpastian akibat El Nino.
“UMKM menyerap tenaga kerja kurang lebih 97 persen dan kontribusinya ke PDB mencapai 64-65 persen. Di saat El Nino membuat harga beras dan komoditas naik, negara harus hadir memberikan perlindungan nyata untuk pelaku usaha mikro,” tegas CEP.
CEP menekankan 3 hal utama yang harus didorong pemerintah:
1. Permodalan
CEP mendorong Himbara dan BNI meningkatkan penyaluran KUR dengan bunga terjangkau. Ia menyebut penyaluran KUR 2023 masih Rp37 triliun di bawah target, padahal jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64 juta.
“UMKM kita butuh kredit murah agar bisa jalan dan berkembang, bukan hanya bertahan,” ujarnya.
2. Fasilitasi Daerah
Pemerintah daerah diminta menyiapkan anggaran pemberdayaan UMKM, termasuk promosi dan penyediaan lahan di pelabuhan dan bandara.
“Otoritas pelabuhan dan bandara wajib menyiapkan lahan untuk UMKM. Ini perintah UU supaya produk UMKM bisa lebih mudah dipasarkan,” kata CEP.
3. Penguatan Kelembagaan
CEP juga mendorong percepatan pendaftaran NIB agar UMKM mudah mengakses program pemerintah. Selain itu, pembentukan koperasi di daerah perlu diperkuat supaya UMKM bisa mengakses dana bergulir LPDB Kemenkop UKM.
Menyoal dampak El Nino pada sektor pangan, CEP sependapat dengan dorongan memperkuat kedaulatan pangan. Kemarau panjang dinilai menyulitkan peternak UMKM mendapat pakan, terutama jagung. Ia mengusulkan kebijakan impor jagung seperti beras untuk menjaga stabilitas harga.
“UMKM tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri saat El Nino. Kolaborasi pemerintah, BUMN, dan masyarakat harus diperkuat agar UMKM tidak hanya bertahan, tapi juga bisa naik kelas dan berdaya saing global. Inilah saatnya kita buktikan keberpihakan nyata kepada pelaku usaha kecil, karena dari merekalah roda ekonomi rakyat terus berputar,” pungkas CEP. (***)
