MAKASSAR, SatuUntukSemua.id – Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) se-Pulau Sulawesi berlangsung di Hotel Claro Makassar pada Kamis, 23 Juli 2026. Forum ini menjadi ruang temu pimpinan dan anggota DPRD kabupaten se-Sulawesi, termasuk jajaran Pimpinan DPRD Sulawesi Utara, untuk membahas arah pembangunan daerah ke depan.
Dalam diskusi, peserta sepakat bahwa kunci kemajuan daerah ada pada sinergi kuat antara DPRD dan pemerintah daerah. Tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, pengawasan, dan penganggaran, ditegaskan harus berjalan selaras dengan program-program eksekutif agar kebijakan tepat sasaran dan berdampak langsung ke masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa jalan sendiri-sendiri. DPRD punya peran mengawal regulasi dan anggaran, pemerintah punya peran mengeksekusi di lapangan. Kalau dua ini bersinergi, maka pembangunan di daerah akan lebih cepat dan merata,” demikian poin utama yang mengemuka dalam Rakorwil.
Dalam forum tersebut, Sulhan Manggabarani, S.E., S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow, dipercaya mengemban amanah baru sebagai Koordinator ADKASI Wilayah Sulawesi Utara.
Sulhan menyebut sinergi adalah fondasi utama. Rakorwil menjadi pemgingat bahwa DPRD dan pemerintah adalah mitra.
“Kita harus duduk bersama sejak perencanaan, pembahasan anggaran, sampai pengawasan pelaksanaan. Dengan begitu, tidak ada program yang tumpang tindih dan semua fokus untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Sulhan.
Ia menambahkan, sebagai koordinator ADKASI Sulut, fokus awalnya adalah membangun komunikasi rutin antar DPRD kabupaten.
“Tugas saya memastikan 15 DPRD kabupaten/kota di Sulut punya satu suara dalam memperjuangkan aspirasi daerah ke provinsi dan pusat. Sinergi internal DPRD dulu, baru kita kuatkan sinergi dengan pemerintah daerah masing-masing,” jelasnya.
Seorang peserta Rakorwil dari DPRD kabupaten di Sulawesi juga menyampaikan hal senada.
“Kita tidak boleh jadi lembaga yang saling menunggu. DPRD harus proaktif memberi masukan kebijakan, sementara pemerintah harus terbuka menerima kritik dan saran. Kalau pola ini jalan, maka APBD dan program pembangunan akan lebih efektif,” ungkapnya.
Melalui Rakorwil ini, ADKASI se-Sulawesi berkomitmen memperkuat koordinasi lintas daerah. Harapannya, DPRD di setiap kabupaten dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan, mengawal anggaran, dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke desa. (***)
