JAKARTA, SatuUntukSemua.id — Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Sulawesi Utara, Dr. (HC) Christiany Eugenia Paruntu, SE., S.Th., MA, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama Kepala BP Batam, BPKS Sabang, dan Ketua KPPU, Kamis (16/7/2026) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Rapat tersebut membahas Laporan Keuangan BP Batam, BPKS Sabang, dan KPPU Tahun Anggaran 2025. Dalam forum itu, Komisi VI menyoroti capaian kinerja tiga lembaga strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Paruntu atau CEP, mengapresiasi kinerja BP Batam yang berhasil mencatat realisasi investasi sebesar Rp44 triliun sepanjang tahun 2025.
“Ini capaian yang luar biasa. Pertumbuhan ekonomi Batam bahkan mencapai 7,49 persen pada triwulan IV-2025. Ini menunjukkan tren positif, tidak hanya dari sisi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga realisasi investasi hingga neraca perdagangan yang mencatatkan surplus,” ujar CEP.
Menurut CEP, indikator makro ekonomi Kota Batam tersebut menjadi bukti bahwa kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas masih menjadi motor penggerak investasi nasional. Ia juga menilai BPKS Sabang perlu terus didorong agar dapat mengejar capaian serupa melalui percepatan infrastruktur dan program prioritas.
“Kita ingin BPKS Sabang juga bisa tumbuh seperti Batam. Perlu ada dukungan penuh dari pemerintah pusat agar Sabang menjadi pintu gerbang perdagangan di wilayah barat Indonesia. Komisi VI DPR RI siap mengawal kebijakan dan anggaran yang berpihak pada penguatan Kawasan Ekonomi Khusus,” tegasnya.
CEP menambahkan, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan BP Batam, BPKS Sabang, dan KPPU harus terus dijaga agar kepercayaan investor dan masyarakat semakin meningkat.
“Laporan keuangan ini bukan hanya soal angka. Ini soal bagaimana lembaga-lembaga ini bisa memberikan dampak langsung bagi penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan rakyat. Kami di Komisi VI akan terus mengawal agar setiap rupiah APBN benar-benar bermanfaat,” tutup CEP.
Rapat tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan dan anggota Komisi VI DPR RI serta para kepala lembaga terkait. (***)
