Kapolsek Tombariri Tuai Pujian Warga, Tampilkan Penegakan Hukum Humanis dan Penuh Kasih

Tombariri,satuuntuksemua.id— Seorang perwira polisi di jajaran Polda Sulawesi Utara menjadi sorotan positif masyarakat karena dinilai mampu menghadirkan wajah penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis.

Ia adalah Iptu Maikel Ukoli, Kapolsek Tombariri, yang mendapat apresiasi luas atas pendekatan penuh kasih dalam menjalankan tugas kepolisian.
Respon hangat masyarakat tersebut disampaikan langsung kepada sejumlah awak media.

Warga menilai kepemimpinan Iptu Maikel Ukoli tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan, dialog, dan empati dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tombariri itu menanggapi pujian tersebut dengan sikap rendah hati. “Tidak ada yang lebih besar dari kasih,” ujar Iptu Maikel Ukoli sambil tersenyum.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinan dan penegakan hukum tidak harus identik dengan kekerasan atau pendekatan tangan besi. Menurutnya, disiplin tetap menjadi prinsip utama, namun harus disertai pemahaman yang utuh terhadap latar belakang setiap peristiwa.

“Disiplin itu harus. Namun, harus melihat sisi atau latar belakangnya. Karena banyak faktor kejadian pasti ada latar belakangnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iptu Maikel Ukoli menekankan pentingnya kerendahan hati dalam mengemban amanah sebagai aparat penegak hukum. Ia menyadari bahwa jabatan dan pangkat yang diembannya merupakan sebuah titipan.

“Kapolsek dan pangkat yang saya pegang saat ini hanyalah titipan atau amanah. Yang terpenting dari itu, saya hanya pelayan yang dipercayakan Tuhan,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Kapolsek Tombariri menyampaikan pesan dan harapan kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah hukum Polsek Tombariri dan Tombariri Timur. Ia mengajak masyarakat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai fondasi utama kehidupan sosial yang harmonis.

“Saya harapkan bagi kita semua agar kita selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. Karena akar dari segala kejadian buruk unsurnya adalah menjauh dari Tuhan,” pesannya.

Pendekatan humanis yang ditunjukkan Iptu Maikel Ukoli dinilai sejalan dengan semangat Polri Presisi, serta menjadi contoh bahwa penegakan hukum yang berlandaskan kasih dan empati mampu membangun kepercayaan publik serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *