SATUUNTUKSEMUA.ID – Populasi primata tarsius unik yang hidup di hutan mangrove Kelurahan Tongkaina, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, berbeda dengan tarsius lain.
Kenapa berbeda? karena mereka bisa diamati pada siang hari dan hidup berbaur dengan lingkungan, bukan hanya nonkultural menjadikan dirinya sebagai daya tarik wisata unik di wilayah Eco Wisata Tongkaina.
Hal tersebut mempertegas, Kawasan itu sebagai wilayah yang kaya akan keanekaragaman hayati. Lebih lanjut berikut keunikan Tarsius Tongkaina:
1. Pola Hidup
Berbeda dengan tarsius lain aktif malam hari, tarsius di Tongkaina dapat dilihat kapan saja, karena sudah terbiasa dengan kehadiran manusia.
2. Habitat
Mereka menjadikan hutan mangrove Tongkaina sebagai rumah, bahkan ada yang membaur dengan lingkungan sekitar, menjadikannya objek wisata dan penelitian.
3. Lokasi
Terletak di Kelurahan Tongkaina, Manado, yang juga terkenal dengan wisata mangrove dan Pantai Rap-Rap, tempat ini adalah salah satu pintu masuk strategis serta terjangkau dengan Taman Nasional Bunaken.
* Tarsius Tongkaina Sebagai Daya Tarik
– Dijadikan spot wisata alam yang mendukung pengembangan Desa Wisata Kampoeng Wisata Tongkaina di bawah naungan Kementerian Pariwisata (Dulu Kemenparekraf).
– Pengunjung dapat menikmati pengalaman unik melihat tarsius sambil berwisata mangrove dan pantai, didukung oleh pemandu lokal.
Sebagai Informasi, Jika menaruh minat ke destinasi wisata ini, silakan cari pihak Tongkaina Eco Tourism Guide Club (TEGC), dan hubungi nomor kontak 081319159621 Rivo Patras.
