Imanuel Kaloh / Satuuntuksemua.id
REMBOKEN,
Pemerintah Desa (Pemdes) Sinuian Kecamatan Remboken, mengalokasikan anggaran sebesar Rp 200 Juta untuk dana program ketahanan pangan (Ketapang) tahun anggaran (TA) 2025.
Anggaran yang bersumber dari dana desa (DD) tersebut, diserahkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penyertaan modal desa.
Dana tersebut ditetapkan lewat Musyawarah desa Ketahanan pangan yang digelar di kantor desa.
Hukum Tua (kepala desa) Sinuian Daniel Kussoy mengatakan, dana tersebut diserahkan secara dua tahap.
Untuk tahap pertama sudah diserahkan sebesar Rp 120 Juta sebagai modal usaha BUMDes, dan sisanya nanti di transfer ke rekening BUMDes.

“Ini modal untuk Ketapang, nantinya untuk usaha peternakan, dan saat ini lahan sementara digarap untuk ditanami,” terang Kussoy di Remboken, Rabu (26/02/25).
Dia berharap, penyertaan modal untuk ketapang ini bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai modal usaha, yang nantinya bisa menghasilkan pendapatan asli desa.
“Tentunya kami mengingatkan kepada BUMDes agar anggaran sebesar ini dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai modal usaha. Usaha yang sudah ditentukan yakni untuk pertanian ini, diharap bermanfaat sebagai ketahanan pangan desa,” pesannya.






