Sinergi Bapas Manado dan Polsek Singkil Wujudkan Kelayan Binter untuk Reintegrasi Klien

Foto: Istimewa

MANADO, SatuUntukSemua.id — Upaya memperluas jejaring pembinaan warga binaan terus dilakukan Balai Pemasyarakatan Kelas I Manado. Kali ini, Bapas Manado menggelar koordinasi dan sosialisasi pembentukan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) di Mapolsek Singkil pada Rabu, 29 Juli 2026.

Agenda ini menindaklanjuti Surat Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan Nomor PAS.5-UM.01.01-500 tanggal 27 Juli 2026 yang mendorong terbentuknya Kelayan Binter sebagai simpul kerja sama lintas sektor dalam mendukung pembimbingan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.

Tim Bapas Manado yang hadir dipimpin langsung Kepala Bapas Kelas I Manado Marulye T.S.T. Simbolon. Turut mendampingi Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya Robert Derry, Kasie Bimbingan Klien Dewasa Fernando Langi, dan Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan James Tololiu. Kedatangan rombongan disambut Kapolsek Singkil Ipda Matrial Barahama bersama jajaran.

Dalam pemaparannya, Bapas Manado menjelaskan bahwa Kelayan Binter bukan hanya tugas Bapas. Program ini menggandeng unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Kementerian Agama, pelaku usaha, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama. Tujuannya satu, memperkuat pembimbingan, pengawasan, pembinaan, dan pemberdayaan agar klien pemasyarakatan berhasil kembali ke masyarakat.

Kapolsek Singkil Ipda Matrial Barahama menyambut baik inisiatif tersebut. Pihaknya menyatakan siap menjadi bagian aktif dari Kelayan Binter.

“Polsek Singkil berkomitmen mendukung penuh Kelayan Binter. Kami akan perkuat koordinasi, berbagi informasi, dan terlibat langsung dalam kegiatan pembimbingan di wilayah hukum Singkil agar program ini berjalan berkesinambungan,” ujar Ipda Matrial.

Kepala Bapas Kelas I Manado Marulye T.S.T. Simbolon juga menekankan peran strategis aparat penegak hukum dalam proses reintegrasi.

“Sinergi dengan Polri adalah kunci. Melalui Kelayan Binter kita bangun kolaborasi yang lebih solid dengan semua pemangku kepentingan. Dukungan Polsek Singkil ini bukti nyata komitmen bersama untuk mewujudkan pembimbingan yang efektif, meningkatkan kepatuhan klien, dan mendorong mereka kembali menjadi bagian produktif di masyarakat,” tegas Marulye.

Dengan terbentuknya Kelayan Binter di wilayah Singkil, diharapkan pembinaan terhadap klien pemasyarakatan tidak berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung, sehingga proses reintegrasi sosial dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan. (***)

Pos terkait