Kepala OJK SulutGo: Pergadaian Berizin Jadi Alternatif Aman Pembiayaan Masyarakat

Manado, SatuUntukSemua.id – Peta industri keuangan non-bank di Sulawesi Utara bertambah satu pemain legal. Kamis, 25 Juni 2026, OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo menyerahkan langsung surat izin usaha kepada PT Gadai Saling Jaya, sehingga perusahaan tersebut kini berstatus resmi sebagai perusahaan pergadaian berizin.

Penyerahan dokumen perizinan dilakukan Kepala OJK SulutGo, Robert H. P. Sianipar, kepada perwakilan manajemen PT Gadai Saling Jaya di Manado.

Izin tersebut mengacu pada Keputusan Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Nomor KEP-67/KO.16/2026 yang ditetapkan 22 Juni 2026. Dengan keputusan itu, PT Gadai Saling Jaya berdomisili di Kota Manado dan wilayah operasionalnya untuk tahap awal mencakup Kota Manado.

Robert Sianipar menjelaskan, kehadiran entitas pergadaian berizin memberi pilihan baru bagi masyarakat yang butuh akses pembiayaan cepat dengan kerangka hukum yang jelas.

“Perusahaan pergadaian yang sudah berizin OJK dapat menjadi kanal pembiayaan yang terukur, aman, dan taat regulasi. Ini penting agar masyarakat punya alternatif selain meminjam ke pihak tidak berizin yang rawan merugikan,” ungkap Sianipar.

Ia menekankan, setelah mengantongi izin, perusahaan wajib patuh penuh terhadap ketentuan OJK mulai dari tata kelola, perlindungan konsumen, hingga transparansi biaya. Kepatuhan itu menjadi jaminan agar nasabah mendapatkan layanan yang pasti dan dapat diawasi.

Selain itu, Sianipar mengimbau publik agar selektif saat memilih lembaga keuangan.

“Pastikan hanya bertransaksi dengan pelaku usaha yang terdaftar dan diawasi OJK. Cek legalitasnya dulu, baru gunakan jasanya. Itu langkah paling sederhana untuk menghindari risiko penipuan atau praktik ilegal,” tegasnya.

Dengan izin ini, PT Gadai Saling Jaya resmi masuk dalam pengawasan OJK SulutGo. Langkah tersebut sekaligus mempertegas komitmen OJK untuk menekan ruang gerak pergadaian ilegal di wilayah Sulut-Gorontalo, sekaligus memperluas inklusi keuangan yang sehat bagi masyarakat. (***)

Pos terkait