Ai Mangindaan gaungkan Pengembangan Pariwisata Sulut dengan Pendekatan Geotourism Holistik

Harley Mangindaan (Kemeja Berwarna Cerah), Royke Langie (Batik) dan Brilian Charles Lasut (Kemeja Motif Abu-Abu) ketika berdiskusi dengan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Martin Daniel Tumbelaka.

SatuUntukSemua.id – Pengembangan Pariwisata di Sulawesi Utara dapat ditinjau dari perspektif Geotourism secara holistik, sebuah kajian yang buat Harley Mangindaan ketika promosi gelar doktoralnya.

Wakil Wali Kota Manado Periode 2010 hingga 2015 ini menjelaskan, singkat cerita, Disertasinya membahas pengembangan pariwisata di Sulawesi Utara dengan menggunakan pendekatan geotourism holistik.

Dia juga mengatakan, Kajian ini berangkat dari kenyataan bahwa pariwisata menjadi sektor penting bagi pembangunan daerah.

“Namun berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, budaya, dan pemerataan ekonomi jika tidak dikelola secara berkelanjutan,” beber Tenaga Ahli dari Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya tersebut.

Lebih lanjut, Sosok akrab disapa Bang Ai itu memandang Pendekatan geotourism holistik dinilai sebagai solusi strategis.

Suami tercinta Seyla Kudati inipun melihat seberkas cahaya, yakni mendorong keterlibatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pengelolaan aset dan pengembangan pariwisata.

“Geotourism menempatkan alam, budaya, dan masyarakat sebagai satu kesatuan, sehingga pariwisata tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan, tetapi pada kualitas dampak jangka panjang,” ulas singkat, Dosen di Universitas Kristen Indonesia Tomohon.

Pos terkait