Dilantik Bupati, Evans Mambu Resmi Pimpin IWWM Periode 2026-2029

Imanuel Kaloh / Satuuntuksemua.id

TONDANO,

Evan Mambu secara resmi mengemban amanah sebagai Ketua Ikatan Waraney Wulan Minahasa (IWWM) untuk periode 2026-2029.

Itu setelah pengurus IWWM dilantik oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey bertempat di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Selasa (27/01/26).

Usai dilantik Evans mengungkapkan visi besarnya untuk membawa nama Minahasa terbang lebih tinggi.

Ia bersama pengurus komitmen ​mengejar prestasi di ajang APKASI 2026

​Fokus utama Evan dalam waktu dekat adalah mempersiapkan perwakilan terbaik dari Minahasa untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Target yang dipatok tidak main-main: menembus jajaran elit putra-putri daerah se-Indonesia.

​”Besar harapan saya, melalui program yang kami susun, ada perwakilan dari Kabupaten Minahasa, khususnya dari Waraney Wulan, yang akan berkiprah di ajang nasional nanti pada bulan Mei atau Juni,” ujar Evan dengan optimis.

​Momen tersebut bertepatan dengan perhelatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) tahun 2026.

Ia menargetkan utusan Minahasa mampu masuk dalam 12 besar Putra-Putri Otonomi Indonesia 2026.

Menurutnya, ajang ini adalah tolok ukur penting bagi duta daerah untuk mengukir prestasi di kancah nasional.

​Selain fokus pada pengembangan sumber daya manusia, IWWM di bawah kepemimpinan Evan Mambu juga akan mengambil peran strategis dalam memajukan pariwisata Minahasa.

Evan berencana memanfaatkan kreativitas anak muda dan kekuatan media sosial sebagai alat promosi utama.

​”Kami akan menggunakan media sosial untuk mempromosikan Minahasa. Selain itu, kami akan berinteraksi langsung dengan masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan membantu pengelolaan sumber daya alam untuk destinasi pariwisata,” jelasnya.

​Evan menekankan filosofi “Dari Desa untuk Indonesia”, di mana pemberdayaan potensi lokal di tingkat desa diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi pariwisata nasional.

​Dukungan untuk Ekonomi Kreatif
​Dengan kepengurusan yang baru, IWWM diharapkan menjadi wadah yang lebih inklusif dan progresif bagi kaum muda Minahasa.

Ia percaya bahwa sinergi antara tradisi (budaya Waraney Wulan) dan modernitas (ekonomi kreatif) adalah kunci untuk membuat Minahasa lebih dikenal di level internasional.

​”Harapan saya bukan hanya berprestasi di kancah nasional, tapi juga membawa Ikatan Waraney Wulan Minahasa ke kancah internasional,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Minahada Robby Dondokambey menegaskan, Ikatan Waraney Wulan Minahasa bukan sekadar organisasi, melainkan wadah pemersatu generasi yang berakar pada nilai-nilai budaya, kearifan lokal, serta semangat kepahlawanan Minahasa.

“Saya berharap kepengurusan IWWM masa bakti 2026-2029 mampu menjadi motor penggerak pelestarian budaya Minahasa, memperkuat jati diri daerah, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial kemasyarakatan. Jadikan organisasi ini sebagai ruang pembinaan karakter, penguatan persatuan, serta sarana pengabdian bagi masyarakat Minahasa,” pintanya.

Lebih lanjut, Bupati RD menyampaikan bahwa Pemkab Minahasa membuka diri dan siap bersinergi dengan IWWM dalam berbagai program strategis, baik di bidang kebudayaan, kepemudaan, sosial kemasyarakatan, maupun pemberdayaan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh pengurus untuk terus menjalin komunikasi yang baik, menjaga kekompakan internal, serta mengedepankan semangat mapalus sebagai landasan dalam setiap langkah dan program kerja,” tandas Bupati.

Pos terkait