Harapan Terkait Pembangunan Desa, HVK: Potensi Besar Berkembang Jika Kolaborasi

SATUUNTUKSEMUA.ID – Tanggal 15 Januari resmi diperingati sebagai Hari Desa Nasional setiap tahunnya, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2024 yang ditetapkan pada 31 Juli 2024.

Penetapan tersebut mengacu pada berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa pada tanggal yang sama, hal itu memberikan kepastian hukum dan status penting bagi desa dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

Pada tahun 2026, peringatan Hari Desa Nasional dengan tema lengkap “Bangun Desa, Bangun Indonesia: Desa Terdepan Menuju Indonesia Emas 2045” dipusatkan di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mulai pukul 09.00 WIB. Kabupaten Boyolali dipilih karena perannya yang aktif dalam penguatan pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan potensi lokal berbasis kearifan budaya.

Rangkaian kegiatan utama meliputi pembukaan resmi dengan sambutan pejabat terkait, pemberian penghargaan kepada desa berprestasi tingkat nasional, pembacaan Deklarasi Boyolali sebagai komitmen bersama pembangunan desa, serta pagelaran seni budaya dan pameran produk unggulan desa dan UMKM.

Kegiatan itu dihadiri oleh pejabat pusat dan daerah, kepala desa dari seluruh Indonesia, serta masyarakat umum, menjadi momentum untuk memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan berkelanjutan.

Dari Provinsi Sulawesi Utara, Herol Vresly Kaawoan, Sekretaris Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sulut menyampaikan harapan terkait pembangunan desa.

Ia berharap desa di seluruh Indonesia, termasuk di Sulut, semakin maju, pemberdayaan masyarakat desa dapat berjalan secara optimal, pengelolaan keuangan desa menjadi lebih baik, dan tidak ada lagi kepala desa yang terlibat kasus hukum terkait dugaan penyalahgunaan kekuasaan atau korupsi dana desa.

Pimpinan komisi 1 DPRD Sulut 2019 – 2024 itu juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dan inovasi desa, seperti yang telah ditunjukkan oleh BUMDes Bersama di Kabupaten Mitra yang berhasil membangun spot wisata baru dengan hasil pendapatan yang signifikan dalam waktu singkat.

“Hal ini menjadi bukti bahwa desa memiliki potensi besar untuk berkembang jika didukung oleh kolaborasi yang baik antar desa dan dukungan dari berbagai pihak,” ujar HVK, Ketua OKK Gerindra Sulut.

“Peringatan Hari Desa Nasional tahun ini juga menjadi ajang untuk menegaskan kembali bahwa kemajuan Indonesia tidak terlepas dari kemajuan desa, yang harus menjadi subjek pembangunan yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan,” pukas Staf Khusus Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

Pos terkait