Imanuel Kaloh / Satuuntuksemua.id
REMBOKEN,
Pemerintah Desa (Pemdes) Parepey Kecamatan Remboken, mengalokasikan anggaran sebesar Rp 160 Juta untuk dana program ketahanan pangan (Ketapang).
Dana Ketapang di tahun 2025 ini nantinya akang diserahkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUM-des) pada penyertaan modal desa.
Hukum Tua (Kepala desa) Parepey Tenny Harter Kasenda mengatakan, untuk dana tersebut setelah dicairkan akan diserahkan langsung secara keseluruhan sebesar nominal yang dianggarkan.
Hal tersebut diperuntukan sebagai modal usaha BUM-des, dan akan di transfer langsung ke rekening BUM-des.
Menurut Kasenda, fokus BUM-des adalah untuk usaha pertanian dan peternakan bagi kelompok
“Ada 2 fokus yang ditetapkan dalam musyawarah desa” kata Kasenda, di Remboken, Sabtu (24/01/25).
Sedangkan untuk pencairan akan dilaksanakan secara bertahap. Yang pertama Rp 100 juta, dan kedua Rp 60 juta.
Semua keputusan lanjut Kasenda, sudah ditetapkan lewat musyawarah desa (Musdes) yang digelar di Balai desa yang dihadiri pihak terkait.
Dia berharap, penyertaan modal untuk ketapang ini bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai modal usaha, yang nantinya bisa menghasilkan pendapatan asli di desa.
“Tentunya kami mengingatkan kepada BUM-des agar anggaran sebesar ini dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai modal usaha. Usaha yang sudah ditentukan yakni untuk pertanian dan nelayan ini, diharap bermanfaat sebagai ketahanan pangan desa,” tutupnya.
